Klub EFL Setujui Perubahan Besar yang Akan Mempengaruhi Masa Depan Klub Championship
Hendra Wijaya May 23, 2026 07:09 AM

Penutupan musim EFL akan terlihat sangat berbeda mulai musim 2026-27 setelah klub-klub anggota memberikan suara setuju terhadap format baru yang diusulkan untuk babak play-off.

Babak play-off Championship akan diperluas mulai musim depan, dengan enam tim bersaing memperebutkan satu tempat di Liga Premier, menggantikan format sebelumnya yang hanya melibatkan empat tim.

Tim yang finis di posisi ketiga hingga kedelapan akan masuk ke babak play-off dengan sistem baru yang dirancang untuk mengarahkan dua dari mereka menuju final di Stadion Wembley, yang dikenal sebagai pertandingan paling bernilai dalam sepak bola.

Format baru ini disetujui oleh klub-klub dalam Rapat Umum pada hari Rabu, dengan tujuan menjaga agar lebih banyak pertandingan di akhir musim tetap kompetitif dan membuka peluang promosi ke Liga Premier bagi lebih banyak klub.

"Sejak diperkenalkan pada musim 1986/87, babak play-off telah menjadi sorotan dalam kalender sepak bola domestik, menghadirkan drama, ketegangan, dan risiko yang menjadikan EFL begitu istimewa," ujar Kepala Eksekutif EFL, Trevor Birch.

"Setelah beberapa bulan berdiskusi dengan klub dan para pemangku kepentingan lainnya, kami yakin perubahan ini akan semakin memperkuat Championship sebagai kompetisi dan memberikan lebih banyak kesempatan nyata bagi klub dan para pendukungnya untuk meraih promosi," tambahnya.

Meskipun rincian lengkapnya belum dikonfirmasi, EFL telah mengumumkan bahwa format play-off enam tim ini akan diselesaikan melalui total tujuh pertandingan.

Tim yang finis di peringkat ketiga dan keempat akan langsung lolos ke babak semifinal, sementara tim yang finis di posisi kelima hingga kedelapan akan bertanding dalam dua laga eliminasi satu leg. Pemenang dari dua pertandingan tersebut akan melengkapi empat besar di semifinal play-off bersama dua tim dengan posisi tertinggi di akhir musim reguler Championship.

Babak semifinal kemudian akan tetap mengikuti format tradisional dua leg, dengan dua pemenangnya bertemu di Wembley untuk memperebutkan hadiah terbesar musim ini. Secara efektif, perubahan ini menambahkan dua pertandingan eliminasi dan menempatkan tim peringkat kelima dan keenam pada posisi yang sedikit kurang menguntungkan dibandingkan sebelumnya.

Sementara itu, format play-off untuk League One dan League Two akan tetap melibatkan empat tim untuk waktu yang belum ditentukan.

Tak bisa dipungkiri, perubahan pada format yang hampir tidak tersentuh selama lebih dari tiga dekade ini memunculkan beragam reaksi.

Kritikus menyoroti kemungkinan tim yang finis di posisi kedelapan bisa memenangkan play-off dan promosi meskipun memiliki selisih poin besar di klasemen liga. Keseimbangan antara potensi ketidakadilan tersebut dan manfaat nyata dari format baru ini memang masih bisa diperdebatkan.

Restrukturisasi dan pembaruan turnamen sepak bola sering kali membawa konsekuensi tak terduga, baik positif maupun negatif. Dengan keputusan ini telah disahkan, kita hanya bisa menunggu dan melihat bagaimana hasilnya nanti.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.