TRIBUNNEWS.COM - Perubahan besar dalam hidup ternyata membawa pengalaman baru bagi model sekaligus Youtuber, Sabrina Chairunnisa.
Di usia 33 tahun, mantan istri Deddy Corbuzier itu mengungkap tengah menjalani prosedur egg freezing atau pembekuan sel telur, sesuatu yang sebelumnya tak pernah ia bayangkan akan menjadi bagian dari hidupnya.
Lewat unggahan di Instagram pribadinya, @sabrinachairunnisa_, ia membagikan perjalanan personal tersebut kepada publik.
Meski awalnya ragu untuk bercerita, namun ia akhirnya memilih terbuka karena ingin berbagi informasi sekaligus mengingatkan bahwa setiap perempuan memiliki garis waktu hidup yang berbeda.
"Perjalanan pembekuan sel telurku. Membagikan hal ini bukanlah keputusan yang mudah, tetapi aku merasa banyak wanita saat ini membutuhkan informasi seperti ini," tulis Sabrina, dikutip Tribunnews, Sabtu (23/5/2026).
Dalam unggahan yang sama, wanita berusia 33 tahun ini mengaku tak pernah membayangkan prosedur pembekuan sel telur akan menjadi bagian dari kesehariannya di usia sekarang.
Menurutnya, berbagai perubahan besar dalam hidup datang secara tiba-tiba.
"Aku nggak pernah nyangka ini bakalan jadi kegiatan harianku di usia 33, kalau ngomongin perubahan hidup.
Rasanya hidupku tuh kayak udah di luar prediksi BMKG, mulai dari tiba-tiba summer school, tiba-tiba pindah ke New York, dan sekarang tiba-tiba egg freezing," lanjutnya.
Perempuan yang dikenal aktif menyuarakan isu perempuan itu juga mengaku sempat ragu membuka pengalaman pribadinya di media sosial.
Namun, ia kembali mengingat tujuan awal menggunakan platform digital sebagai ruang berbagi dan pemberdayaan.
Baca juga: Sabrina Chairunnisa Alami Insiden hingga Retak Jari Tangan: Plot Twist Akhir Tahun
"Jujur aja tadinya aku agak enggan sih untuk ceritain semua ini di media sosial.
Tapi kemudian aku ingat visi misi terbesarku dalam bermedia sosial, salah satunya ya pemberdayaan wanita," ungkap Sabrina.
Tak hanya ingin berbagi informasi teknis mengenai egg freezing, Sabrina berharap perjalanan pribadinya bisa menjadi pengingat bahwa setiap orang memiliki garis waktu berbeda dalam hidup.
Ia menilai perbedaan waktu mencapai sesuatu bukan berarti seseorang tertinggal dibanding orang lain.
"Pastinya di perjalanan pembekuan telur aku ini, nggak cuman share ke kalian informasi tentang egg freezing-nya sendiri, tapi dari perjalanan ini aku juga pengin jadi pengingat buat kita semua kalau garis waktu orang berbeda," je;asnya.
Sabrina kemudian menegaskan bahwa perbedaan waktu bukan berarti keterlambatan, melainkan bagian dari proses hidup masing-masing yang perlu dipercaya.
"Bukan berarti mereka terlambat, jadi ini perjalanan pengambilan sel telurku, tahapan yang sangat personal tentang mempercayai waktuku sendiri," tutupnya.
Sabrina Chairunnisa lahir di Medan, Sumatera Utara pada 19 November 1992.
Putri dari Irwan Hasbullah dan Aminah Nasution itu merupakan lulusan Sarjana dari Universitas Trisakti.
Ia kemudian melanjutkan pendidikannya ke jenjang S2 di Universitas Pelita Harapan (UPH).
Tak sampai di situ, pada 2024 lalu, Sabrina terpilih sebagai mahasiswa S3 di Universitas Indonesia (UI).
Nama Sabrina mulai dikenal oleh masyarakat Indonesia setelah mengikuti ajang pencarian bakat Idola Cilik Remaja Indonesia.
Wanita berusia 32 tahun memulai kariernya di dunia akting melalui sinetron televisi yang berjudul Kepompong pada 2008 sebagai Brenda.
Pada 2011, ia kembali menunjukkan kemampuan aktingnya lewat serial televisi berjudul Tutur Tinular Versi 2011.
Namanya kian dikenal publik setelah dinobatkan sebagai Puteri Indonesia Sumatera Utara 2011, mewakili provinsinya dalam kontes kecantikan tingkat nasional tersebut.
Tak hanya itu, ia juga berhasil meraih predikat 3rd Runner-Up Puteri Indonesia 2011.
Baca juga: Riyuka Bunga Blak-blakan Hubungannya dengan Deddy Corbuzier, Ungkap Sosok Eks Sabrina Chairunnisa
Namanya kian melejit setelah berpacaran dengan Deddy Corbuzier .
Setelah menjalin hubungan asmara selama sembilan tahun, Shabrina Chairunnisa dan Deddy Corbuzier resmi menikah pada 6 Juni 2022.
Namun, perjalanan rumah tangga mereka berakhir setelah tiga tahun.
Shabrina mengajukan gugatan cerai ke Pengadilan Agama Tigaraksa, Banten, pada 16 Oktober 2025.
Perpisahan tersebut disebut berlangsung secara baik-baik, tanpa dipicu konflik besar maupun isu perselingkuhan.
(Tribunnews.com, Rinanda/Falza)