TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Layanan Transjabodetabek rute PIK 2–Blok M (T31) menjelma menjadi salah satu moda transportasi favorit warga setelah satu tahun beroperasi.
Sejak pertama kali beroperasi hingga saat ini, total penumpang rute ini telah menembus angka 1,4 juta orang.
PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) mencatat lonjakan signifikan jumlah pengguna rute PIK 2–Blok M (T31) sejak pertama kali diresmikan pada 22 Mei 2025.
Selama satu tahun operasional, rute ini telah melayani 1.409.872 pelanggan.
Angka tersebut meningkat tajam dibandingkan bulan pertama peluncuran yang hanya mencatat 112.344 pelanggan.
Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta Ayu Wardhani menyebut tingginya minat masyarakat menunjukkan kepercayaan terhadap transportasi publik yang semakin kuat.
“Rute ini tidak hanya dimanfaatkan pekerja dan pelajar, tetapi juga wisatawan dan masyarakat yang ingin menikmati kawasan PIK maupun Blok M tanpa harus menghadapi kemacetan dan kerepotan mencari parkir.
Kami melihat adanya peningkatan mobilitas masyarakat, terutama pada akhir pekan dan hari libur, yang menunjukkan bahwa transportasi publik kini semakin menjadi bagian dari gaya hidup warga,” kata Ayu dalam keterangannya, dikutip Sabtu (23/5/2026).
Rute ini menghubungkan kawasan hunian, pusat bisnis, hingga destinasi wisata populer, sehingga dimanfaatkan beragam kalangan, mulai dari pekerja hingga keluarga yang berlibur.
Menurut Ayu, kehadiran layanan T31 membuka akses masyarakat ke berbagai pusat aktivitas, mulai dari kuliner, hiburan, hingga ruang publik.
Layanan ini dinilai tidak hanya mempermudah mobilitas, tetapi juga menjadi penghubung aktivitas harian warga lintas wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Ayu menambahkan, tren positif ini juga terjadi di rute Transjabodetabek lainnya seiring upaya memperluas konektivitas transportasi publik antara Jakarta dan wilayah penyangga.
“Tidak hanya di rute PIK 2–Blok M (T31), antusiasme serupa juga terlihat pada berbagai layanan Transjabodetabek lainnya. Hal ini menjadi sinyal positif bahwa masyarakat semakin terbuka untuk beralih ke transportasi publik sebagai solusi mobilitas sehari-hari.
Transjakarta akan terus memperkuat layanan yang aman, nyaman, dan terintegrasi guna mempermudah perjalanan masyarakat dari daerah penyangga menuju Jakarta maupun sebaliknya,” kata dia.