TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Pemerintah Kabupaten Tegal membuka Slawi Ageng Expo 2026 yang dirangkaikan dengan Gema Dakwah dan doa bersama dalam rangka Hari Jadi ke-425 Kabupaten Tegal di Lapangan Utama Pemda.
Ribuan warga tetap memadati lokasi acara meski sempat diguyur hujan ringan, Jumat (22/5/2026).
Tausiah malam itu disampaikan pendakwah nasional Muhammad Nur Maulana yang mengajak masyarakat memperkuat rasa syukur, menjaga persaudaraan, dan menebarkan kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan itu turut dihadiri jajaran Forkopimda, pimpinan DPRD, kepala OPD, tokoh agama, dan tokoh masyarakat Kabupaten Tegal.
Baca juga: Semarak Slawi Ageng Expo Hari Jadi ke-425 Kabupaten Tegal, Senam Bersama Warga dan ASN
Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal Amir Makhmud mengatakan, rangkaian Hari Jadi ke-425 Kabupaten Tegal tahun ini diisi berbagai agenda yang berlangsung sejak awal Mei 2026, mulai dari ziarah dan kirab pataka hingga Slawi Ageng Expo, kegiatan olahraga, dan bakti sosial.
Menurut dia, antusiasme masyarakat yang tinggi menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan dalam memeriahkan Hari Jadi sekaligus memperkuat partisipasi publik dalam pembangunan daerah.
“Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, aman, dan tertib. Ini menjadi momentum memperkuat rasa memiliki terhadap Kabupaten Tegal,” ujar Amir Makhmud, dalam rilis yang diterima Tribunjateng.com, Sabtu (23/5/2026).
Selain menjadi ruang syiar keagamaan dan hiburan rakyat, pembukaan Slawi Ageng Expo juga dimanfaatkan untuk memperkuat literasi ekonomi digital masyarakat.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tegal Bimala, mengajak masyarakat menggunakan produk lokal dan memanfaatkan transaksi digital melalui QRIS.
Dalam kesempatan tersebut, Bank Indonesia turut mengenalkan program wakaf produktif berbasis QRIS untuk mendukung kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat, termasuk bagi warga terdampak bencana di wilayah Desa Padasari.
“Dengan QRIS, wakaf menjadi lebih mudah. Semoga bisa menjadi bagian dari kebaikan bersama dan membawa keberkahan,” harap Bimala.
Sementara itu, Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman menjelaskan, peringatan Hari Jadi bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum memperkuat kebersamaan dan optimisme membangun daerah.
“Kita doakan semoga Kabupaten Tegal yang sudah berusia 425 tahun semakin maju dan semakin tangguh sesuai semangat Tegal Luwih Apik,” ajak Bupati Ischak.
Ia mengakui pemerintah daerah masih menghadapi sejumlah pekerjaan rumah pembangunan.
Karena itu, ia meminta dukungan dan doa masyarakat agar berbagai program pembangunan dapat berjalan optimal demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Ischak juga menyampaikan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tegal tahun 2025 mencapai 5,92 persen atau berada di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi provinsi maupun nasional.
Menurut dia, capaian itu menjadi indikator positif bagi perkembangan investasi dan pembukaan lapangan kerja di daerah.
“Semoga investasi terus berkembang sehingga mampu membuka lebih banyak lapangan pekerjaan bagi masyarakat,” harap Bupati Ischak. (dta)