BANGKAPOS.COM--Suasana bahagia yang semestinya menyelimuti pesta pernikahan di Desa Tanjungsari, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, mendadak berubah menjadi kepanikan dan kesedihan.
Prosesi akad nikah yang telah dipersiapkan matang terpaksa dibatalkan setelah calon mempelai perempuan dilaporkan menghilang beberapa jam sebelum acara berlangsung.
Kursi pelaminan yang telah dihias, tenda yang sudah berdiri, hingga tamu undangan yang mulai berdatangan akhirnya menjadi saksi batalnya hari bahagia pasangan tersebut.
Calon mempelai perempuan berinisial NAS (19) diketahui tidak berada di rumah sejak Kamis (21/5/2026) dini hari.
Keluarga baru menyadari NAS menghilang saat pagi hari menjelang prosesi akad nikah yang dijadwalkan berlangsung pukul 09.00 WIB.
Karena mempelai perempuan tak kunjung ditemukan, keluarga calon pengantin pria akhirnya memutuskan membatalkan acara pernikahan.
Kasi Humas Polresta Pati, Ipda Hafid Amin mengatakan keluarga NAS mendatangi Polsek Tlogowungu untuk meminta bantuan pencarian.
Menurutnya, laporan diterima polisi pada Kamis pagi setelah keluarga menyadari NAS tidak lagi berada di rumah.
"Beredar informasi di media sosial mempelai perempuan meninggalkan rumah tanpa pamit," ujar Ipda Hafid Amin.
Ia menjelaskan, ibu dari NAS datang ke kantor polisi sekitar pukul 10.00 WIB.
"Bisa kami jelaskan, untuk hari ini keluarga pihak perempuan atau ibu dari NAS mendatangi Polsek Tlogowungu sekitar pukul 10.00 WIB meminta bantuan untuk mencari keberadaan anaknya," kata Hafid.
Berdasarkan informasi sementara, NAS diperkirakan meninggalkan rumah sekitar pukul 03.00 WIB.
Pihak keluarga kemudian menghubungi keluarga calon mempelai pria sekitar pukul 06.00 WIB untuk mengabarkan kondisi tersebut.
Setelah menerima laporan, aparat kepolisian langsung berkoordinasi dengan perangkat desa untuk melakukan pencarian.
Hingga kini, polisi masih berupaya menelusuri keberadaan NAS dan mendalami berbagai kemungkinan penyebab kepergiannya.
Belum ada kesimpulan resmi mengenai alasan perempuan tersebut meninggalkan rumah menjelang hari pernikahan.
NAS diketahui akan menikah dengan Muhammad Mualim (33), pria yang juga berasal dari Desa Tanjungsari.
Perbedaan usia keduanya mencapai 14 tahun.
Meski demikian, pihak kepolisian belum mengaitkan faktor usia dengan hilangnya calon mempelai perempuan tersebut.
Kepolisian turut meminta bantuan masyarakat apabila mengetahui keberadaan NAS.
"Kami mohon apabila ada masyarakat yang mengetahui keberadaan perempuan tersebut atau Saudari Nayla, kami mohon untuk diinformasikan ke kami, ke kepolisian terdekat atau menghubungi 110," imbuh Hafid.
Hingga saat ini, polisi mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan menghormati privasi kedua keluarga yang tengah menghadapi situasi tersebut.
(TribunNewsmaker.com/Kompas.com)