Alasan Sabrina Chairunnisa Bekukan Sel Telur di Usia 33, Janda Deddy Corbuzier Singgung Garis Waktu
Putri Asti May 23, 2026 02:04 PM

 

TRIBUNSTYLE.COM - Perjalanan hidup membawa babak baru bagi Sabrina Chairunnisa. 

Di usia yang kini menginjak 33 tahun, Sabrina mengaku sedang menghadapi pengalaman yang sebelumnya tak pernah terpikir akan ia jalani.
 
Ia ternyata tengah menjalani prosedur egg freezing atau pembekuan sel telur. 

Keputusan tersebut sontak membuat publik terkejut sekaligus penasaran dengan alasan di balik langkah yang diambilnya.

Lewat akun Instagram pribadinya, Sabrina akhirnya membuka cerita perjalanan tersebut secara jujur kepada para pengikutnya.

Sabrina menegaskan bahwa dirinya tak pernah menyangka prosedur pembekuan sel telur akan menjadi bagian dari kehidupannya saat ini.
Sabrina menegaskan bahwa dirinya tak pernah menyangka prosedur pembekuan sel telur akan menjadi bagian dari kehidupannya saat ini. (Instagram @sabrinachairunnisa_)

Bagi Sabrina, keputusan menjalani egg freezing bukan perkara sederhana. 

Ada banyak pertimbangan, ketakutan, hingga pergulatan pikiran yang harus ia lewati sebelum akhirnya mantap mengambil langkah itu.

Dalam unggahannya, Sabrina juga menyinggung bagaimana prosedur egg freezing masih jarang dibahas secara terbuka di Indonesia. 

Baca juga: Ikuti Jejak Luna Maya, Sabrina Chairunnisa Bekukan Sel Telur Usai Cerai dari Deddy Corbuzier

Padahal, banyak perempuan yang sebenarnya ingin mengetahui informasi lebih dalam soal hal tersebut.

"Perjalanan pembekuan sel telurku. Membagikan hal ini bukanlah keputusan yang mudah, tetapi aku merasa banyak wanita saat ini membutuhkan informasi seperti ini," tulis Sabrina, dikutip Tribunnews, Sabtu (23/5/2026). 

Dalam unggahan yang sama, wanita berusia 33 tahun ini mengaku tak pernah membayangkan prosedur pembekuan sel telur akan menjadi bagian dari kesehariannya di usia sekarang.

Menurutnya, berbagai perubahan besar dalam hidup datang secara tiba-tiba.

"Aku nggak pernah nyangka ini bakalan jadi kegiatan harianku di usia 33, kalau ngomongin perubahan hidup. 

Rasanya hidupku tuh kayak udah di luar prediksi BMKG, mulai dari tiba-tiba summer school, tiba-tiba pindah ke New York, dan sekarang tiba-tiba egg freezing," lanjutnya.

Perempuan yang dikenal aktif menyuarakan isu perempuan itu juga mengaku sempat ragu membuka pengalaman pribadinya di media sosial.

Namun, ia kembali mengingat tujuan awal menggunakan platform digital sebagai ruang berbagi dan pemberdayaan.

"Jujur aja tadinya aku agak enggan sih untuk ceritain semua ini di media sosial. 

Tapi kemudian aku ingat visi misi terbesarku dalam bermedia sosial, salah satunya ya pemberdayaan wanita," ungkap Sabrina.

Tak hanya ingin berbagi informasi teknis mengenai egg freezing, Sabrina berharap perjalanan pribadinya bisa menjadi pengingat bahwa setiap orang memiliki garis waktu berbeda dalam hidup.

Ia menilai perbedaan waktu mencapai sesuatu bukan berarti seseorang tertinggal dibanding orang lain.

"Pastinya di perjalanan pembekuan telur aku ini, nggak cuman share ke kalian informasi tentang egg freezing-nya sendiri, tapi dari perjalanan ini aku juga pengin jadi pengingat buat kita semua kalau garis waktu orang berbeda," je;asnya. 

Sabrina kemudian menegaskan bahwa perbedaan waktu bukan berarti keterlambatan, melainkan bagian dari proses hidup masing-masing yang perlu dipercaya.

"Bukan berarti mereka terlambat, jadi ini perjalanan pengambilan sel telurku, tahapan yang sangat personal tentang mempercayai waktuku sendiri," tutupnya.

Profil Sabrina Chairunnisa

Sosok Sabrina Chairunnisa, jalani egg freezing di usia 33 tahun.
Sosok Sabrina Chairunnisa, jalani egg freezing di usia 33 tahun. (Tangkapan layar dari Instagram @sabrinachairunnisa_)

Sabrina Chairunnisa lahir di Medan, Sumatera Utara pada 19 November 1992.

Putri dari Irwan Hasbullah dan Aminah Nasution itu merupakan lulusan Sarjana dari Universitas Trisakti.

Ia kemudian melanjutkan pendidikannya ke jenjang S2 di Universitas Pelita Harapan (UPH).

Tak sampai di situ, pada 2024 lalu, Sabrina terpilih sebagai mahasiswa S3 di Universitas Indonesia (UI).

Nama Sabrina mulai dikenal oleh masyarakat Indonesia setelah mengikuti ajang pencarian bakat Idola Cilik Remaja Indonesia.

Wanita berusia 32 tahun memulai kariernya di dunia akting melalui sinetron televisi yang berjudul Kepompong pada 2008 sebagai Brenda.

Pada 2011, ia kembali menunjukkan kemampuan aktingnya lewat serial televisi berjudul Tutur Tinular Versi 2011.

Namanya kian dikenal publik setelah dinobatkan sebagai Puteri Indonesia Sumatera Utara 2011, mewakili provinsinya dalam kontes kecantikan tingkat nasional tersebut.

Tak hanya itu, ia juga berhasil meraih predikat 3rd Runner-Up Puteri Indonesia 2011.

Kisah Asmara

Namanya kian melejit setelah berpacaran dengan Deddy Corbuzier . 

Setelah menjalin hubungan asmara selama sembilan tahun, Shabrina Chairunnisa dan Deddy Corbuzier resmi menikah pada 6 Juni 2022.

Namun, perjalanan rumah tangga mereka berakhir setelah tiga tahun.

Shabrina mengajukan gugatan cerai ke Pengadilan Agama Tigaraksa, Banten, pada 16 Oktober 2025.

Perpisahan tersebut disebut berlangsung secara baik-baik, tanpa dipicu konflik besar maupun isu perselingkuhan.

(Tribunnews.com, Rinanda/Falza)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.