TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN - Tebing setinggi 8 meter dilaporkan longsor hingga menimpa bangunan rumah milik warga di kawasan Dusun Cingkrang Wetan, Desa Pengempon, Kecamatan Sruweng, Kabupaten Kebumen, pada Sabtu (23/5/2026) sekira pukul 09.16 WIB.
Beruntung, tidak ada laporan mengenai korban jiwa ataupun korban luka-luka akibat kejadian alam tersebut.
Akan tetapi, struktur dinding belakang rumah, fasilitas kamar mandi, serta bak penampungan air permanen milik Muhajir (55) mengalami kerusakan parah usai terkena hantaman material tanah longsor.
Baca juga: 4 Dusun di Dayeuhluhur Cilacap Dikepung Tanah Gerak, 35 Rumah Ada di Bawah Retakan Mahkota Longsor
Bako Humas BPBD Kabupaten Kebumen, Heri Purwoto menyampaikan bahwa peristiwa mencekam tersebut semula dipicu oleh guyuran hujan lebat yang melanda wilayah setempat sejak Jumat (22/5/2026) malam. Kemudian pada keesokan paginya, pemilik rumah dikagetkan dengan jatuhnya material longsor yang langsung menghantam bagian belakang bangunan rumah.
"Atap belakang, dinding belakang rumah, kamar mandi, bak penampung air permanen ambruk," katanya saat dihubungi oleh pihak Tribunbanyumas.com.
Begitu menerima laporan darurat dari masyarakat setempat, anggota personel BPBD Kebumen langsung bergerak cepat menuju ke lokasi kejadian untuk melakukan proses assessment secara menyeluruh. Bantuan logistik pun telah disalurkan kepada warga terdampak sekaligus guna mendukung kelancaran proses kerja bakti pembersihan tanah.
Di sisi lain, bantuan berupa lembaran terpal untuk menutup area bekas longsoran tanah juga telah diserahkan petugas guna mengantisipasi ancaman bahaya longsor susulan jika hujan kembali turun.
"Kerugian akibat kejadian itu ditaksir mencapai Rp 23 juta," terangnya memungkasi penjelasan. (Ais)