Anak-anak SD di Jakarta Utara Cari Solusi Berbagai Isu Lingkungan Lewat Proyek Kreatif di Sekolah
Wahyu Septiana May 23, 2026 11:52 PM

TRIBUNJAKARTA.COM, KELAPA GADING - Persoalan lingkungan masih menjadi tantangan yang dihadapi banyak wilayah perkotaan, termasuk di Jakarta.

Sampah rumah tangga yang terus meningkat, rendahnya kesadaran memilah sampah, hingga kerusakan ekosistem laut menjadi isu yang semakin sering disorot.

Di sisi lain, persoalan sosial seperti kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu juga masih membutuhkan perhatian bersama.

Kondisi tersebut dinilai tidak bisa hanya diselesaikan oleh pemerintah atau orang dewasa semata.

Keterlibatan generasi muda sejak dini dinilai penting untuk membangun kesadaran sekaligus menghadirkan solusi yang berdampak positif bagi lingkungan sekitar.

Hal itu lah yang diperlihatkan anak-anak SD yang bersekolah di Beacon Academy Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara, dalam proyek kreatif bertajuk PYP Exhibition 2026.

Dalam kegiatan itu, para siswa menampilkan berbagai proyek kreatif dan aksi nyata yang berfokus pada isu lingkungan dan sosial.

Selama beberapa pekan, mereka melakukan riset mendalam mengenai berbagai persoalan global yang berdampak pada masyarakat dan lingkungan.

Mereka menjalani proses inquiry, kolaborasi, dan refleksi untuk mencari solusi yang dapat diterapkan di kehidupan sehari-hari.

Berbagai kampanye dan proyek dipamerkan dalam kegiatan tersebut.

Mulai dari gerakan kebersihan lingkungan, edukasi pemilahan sampah, kampanye hidup sehat dan wellness, hingga penggalangan dana untuk membantu masyarakat kurang mampu.

Salah satu proyek yang menarik perhatian datang dari Alia Aswani, siswi kelas 5 sekolah itu.

Dalam proyek kreatifnya, Alia mengangkat tema Human Impact on the Sustainability of Marine Ecosystems atau Dampak Aktivitas Manusia terhadap Keberlanjutan Ekosistem Laut.

Ia menyoroti dampak aktivitas manusia terhadap keberlangsungan ekosistem laut serta pentingnya menjaga lingkungan sejak usia dini.

Kepala sekolah tingkat dasar sekaligus PYP Coordinator Beacon Academy Cheryl Shah mengatakan, kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi siswa untuk memahami isu nyata di sekitar mereka.

Siswa juga belajar bagaimana mengambil peran dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

"Kami sangat bangga melihat perkembangan siswa menjadi komunikator yang lebih percaya diri, pemikir kritis, dan individu yang peduli terhadap lingkungan sekitarnya," kata dia, Sabtu (23/5/2026).

Sementara itu, Penasihat Akademik Beacon Academy, Arvind Chalasani menilai, pendidikan tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan kepedulian sosial siswa.

Menurut dia, kegiatan tersebut membantu siswa menjadi pribadi yang lebih peduli, bertanggung jawab, dan berani mengambil tindakan nyata.

"Kami percaya bahwa pendidikan harus mampu membentuk generasi muda yang memiliki empati, rasa tanggung jawab, dan keberanian untuk mengambil tindakan nyata," kata Arvind.

Para siswa diharapkan dapat terus mengembangkan kepedulian terhadap isu lingkungan dan sosial serta menjadi agen perubahan di masa depan.

Berita Lainnya

Baca juga: Siapa Ilma Sani Fitriana? Lulusan UGM yang Kini Berseteru dengan GRIB Jaya, Mengaku Diintimidasi

Baca juga: Velg dan Tromol Truk Jadi Sasaran Baru Maling, Polisi Tangkap Dua Pelaku di Penjaringan 

Baca juga: Penumpang Angkot Ditampar dan Ditendang di Jakarta Selatan, Temuan Baru Soal Pelaku Bikin Kaget

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.