Viral Mobil di Atas 1.400 cc Dilarang Isi Pertalite Mulai 1 Juni 2026, Ini Kata Pertamina
Dewi Haryati May 24, 2026 12:07 AM

TRIBUNBATAM.id - Viral di media sosial, informasi soal sejumlah mobil dengan kapasitas mesin di atas 1.400 cc dilarang mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) Pertalite mulai 1 Juni 2026.

Sejumlah kendaraan yang dimaksud itu dari jenis sport utility vehicle (SUV), sedan, low multi purpose vehicle (low MPV), hingga medium multi purpose vehicle (medium MPV),

Beberapa merek dan tipe kendaraan yang tercantum di antaranya Xenia, Terios, Luxio, Yaris, Veloz, Honda City, Mobilio, dan Xpander.

Unggahan ini memicu beragam komentar dari warganet di media sosial.

Tidak sedikit pula yang mempertanyakan kebenaran informasi tersebut.

Kata Pertamina

Dimintai tanggapannya, Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, mengatakan hingga saat ini pihaknya belum mengeluarkan kebijakan terkait pembatasan pembelian Pertalite bagi kendaraan tertentu.

“Informasi mengenai daftar merk kendaraan tertentu yang disebut tidak boleh membeli Pertalite mulai 1 Juni 2026 dipastikan tidak benar karena sampai saat ini tidak ada rencana ataupun arahan dari Pemerintah dan regulator,” kata Roberth dalam keterangan resmi, Sabtu (23/5/2026), melansir Kompas.com.

Menurut Roberth, pemerintah sampai saat ini belum menyampaikan rencana maupun arahan untuk membatasi Pertalite bagi kendaraan tertentu berdasarkan kapasitas mesin.

Pertamina Patra Niaga tetap mendistribusikan energi sesuai keputusan pemerintah.

Karena itu, Roberth meminta masyarakat tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi.

“Sekali lagi kami tekankan, hingga saat ini tidak ada aturan atau arahan dari pemerintah terkait pembatasan Pertalite berdasarkan merk kendaraan tertentu maupun berdasarkan kapasitas mesin kendaraan,” tegas Roberth.

Pertamina Patra Niaga memastikan distribusi Pertalite masih berjalan normal.

Program Subsidi Tepat yang masih berlaku bertujuan memperkuat tata kelola distribusi energi agar sesuai peruntukan.

Program tersebut tidak sama dengan pembatasan Pertalite bagi kendaraan dengan kapasitas mesin tertentu seperti yang beredar di media sosial.

Roberth mengingatkan masyarakat agar selalu memverifikasi informasi melalui kanal resmi pemerintah.

Masyarakat juga dapat menanyakan produk dan layanan Pertamina Patra Niaga melalui Contact Center 135.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.