'Dia yang terbaik!' - Julian Nagelsmann Dinilai Tepat Panggil Kembali Manuel Neuer dari Pensiun untuk Piala Dunia, Legenda Bayern dan Borussia Dortmund Beri Dukungan atas Keputusan Kontroversial
Agus Firmansyah May 24, 2026 06:23 AM

Dua legenda sepak bola Jerman, Lothar Matthäus dan Roman Weidenfeller, secara terbuka mendukung keputusan mengejutkan Julian Nagelsmann yang memanggil kembali Manuel Neuer sebagai kiper utama tim nasional Jerman untuk Piala Dunia 2026. Penjaga gawang veteran Bayern München itu keluar dari masa pensiunnya di level internasional untuk memimpin Die Mannschaft di Amerika Utara, sekaligus menggusur Oliver Baumann dari Hoffenheim yang sebelumnya menjadi pilihan utama.

Matthäus puji langkah balik Nagelsmann

Matthäus menyambut baik kembalinya Neuer ke tim nasional, meyakini bahwa kiper berusia 40 tahun itu memberikan dorongan besar bagi peluang Jerman di Piala Dunia mendatang. Neuer, yang telah mencatatkan 124 penampilan internasional dan tampil di empat edisi Piala Dunia, membatalkan keputusan pensiun pasca Euro 2024 demi membantu tim nasional. Setelah musim yang dipenuhi spekulasi mengenai kemungkinan comeback-nya karena masalah cedera yang dialami Marc-André ter Stegen, Nagelsmann akhirnya mengonfirmasi bahwa Neuer telah sepakat untuk kembali dan akan menjadi kiper utama Jerman di turnamen tersebut.

"Saya senang Julian mengubah keputusannya, begitu juga Manuel Neuer," ujar Matthäus kepada Sky Sport. "Ini bukan hanya soal Julian Nagelsmann tidak bisa atau tidak mau bergantung pada Manuel Neuer, atau apapun alasannya, tetapi faktanya Manuel Neuer memang sudah pensiun dua tahun lalu – dan kini dia kembali. Kami di Jerman bahagia karena kiper terbaik di negara ini memperkuat tim kami di Piala Dunia, meskipun Oliver Baumann tampil baik sebelumnya. Ia bermain sangat bagus dengan seragam tim nasional, menjalani kualifikasi dengan baik, tapi Manuel Neuer luar biasa. Bagi saya, ini adalah keputusan yang tepat dari Julian Nagelsmann untuk meyakinkannya kembali."

Legenda Dortmund sebut Neuer 'yang terbaik'

Dukungan terhadap Neuer juga datang dari sisi lawan abadi Bayern, dengan legenda Borussia Dortmund, Roman Weidenfeller, memberikan pembelaan penuh untuk mantan rekan setimnya di Piala Dunia 2014 tersebut. Meski kedua klub memiliki rivalitas panjang, Weidenfeller menegaskan bahwa Neuer tetap menjadi pilihan utama untuk tim nasional. Pandangan ini didukung oleh performa impresif Neuer di level klub, dengan mencatatkan 37 penampilan di semua kompetisi musim ini untuk Bayern, menjaga 11 clean sheet, serta membantu tim meraih gelar Bundesliga dan mencapai semifinal Liga Champions.

"Tentu saja, karena dia masih menjadi kiper Jerman terbaik di Bundesliga," ujar Weidenfeller. "Statistiknya masih luar biasa – terutama dalam menghadapi peluang-peluang berbahaya – dan kita semua tahu bahwa kita bisa selalu mengandalkan Manuel di situ."

Pukulan berat bagi Oliver Baumann

Keputusan menjadikan Neuer sebagai kiper utama menjadi pukulan berat bagi Baumann. Kiper Hoffenheim tersebut sebelumnya dianggap sebagai kandidat terdepan di tengah ketidakpastian kondisi Ter Stegen selama setahun terakhir, namun kini harus menerima peran sebagai pelapis menjelang turnamen di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Nagelsmann sendiri mengakui bahwa keputusan ini sulit diambil dan merupakan kekecewaan besar bagi penjaga gawang berusia 35 tahun itu.

Meskipun terjadi perubahan hierarki, Nagelsmann tetap memberikan pujian terhadap profesionalisme Baumann. Pelatih kepala tim nasional itu menyebut kiper Hoffenheim tersebut sebagai sosok "kelas dunia", sambil menegaskan bahwa semua pembicaraan internal telah diselesaikan. Ia juga menegaskan bahwa kehadiran serta "aura" yang dimiliki Neuer menjadi faktor penting bagi tim yang telah kesulitan dalam beberapa turnamen besar terakhir.

Tekanan besar untuk sukses di Piala Dunia

Setelah dua kali tersingkir di fase grup Piala Dunia secara beruntun, tekanan besar kini berada di pundak Nagelsmann untuk membawa Jerman melangkah jauh di Amerika Utara. Kembalinya sosok legendaris seperti Neuer dipandang sebagai upaya memperkuat kepemimpinan di ruang ganti.

"Dan mungkin bukan hanya Julian Nagelsmann, tapi juga rekan-rekan setimnya di Bayern München yang akan tampil di Piala Dunia. Mungkin juga [direktur DFB] Rudi Völler yang menghubunginya. Mereka berusaha meyakinkannya agar bersedia tampil di turnamen ini. Terutama setelah pengalaman pahit di Piala Dunia delapan hingga dua belas tahun terakhir: Italia gagal lolos, Jerman tersingkir dua kali di babak grup. Maka tentu saja, kali ini kita ingin... kita perlu memperbaiki banyak hal dibandingkan dua edisi sebelumnya," pungkas Matthäus.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.