TRIBUNNEWS.COM - Masa penantian Cristiano Ronaldo dan Al Nassr untuk menjadi juara Liga Arab Saudi akhirnya berakhir musim ini.
Hal itu terjadi setelah Al Nassr dinobatkan sebagai juara Liga Arab Saudi musim ini dengan poinnya yang tak mungkin bisa terkejar dari para pesaingnya.
Rasa lega jelas terbersit di benak Cristiano Ronaldo.
Sebagai kapten, ikon, sekaligus panutan di Al Nassr, ia akhirnya bisa memberikan bukti nyata soal kemampuannya di atas lapangan.
Setelah menunggu kurang lebih tiga tahun, Ronaldo akhirnya bisa mempersembahkan trofi bergengsi bagi Al Nassr.
Baca juga: Kasihan Karim Benzema Diejek Bos Al Ittihad, Gegara Al Nassr Juara Liga Arab Saudi!
Ia bisa membawa Al Nassr lepas dari bayang-bayang Al Hilal, Al Ittihad, dan Al Ahli yang selama ini bergantian menjadi batu sandungan.
Setelah menunggu beberapa saat, akhirnya Cristiano Ronaldo memberikan kesan-kesannya mengantar Al Nassr ke tangga juara.
Ia mengungkapkannya melalui media sosial pribadinya, termasuk postingan di X.
CR7 bangga bisa membuat Al Nassr menjuarai kompetisi domestik yang selalu diikuti setiap tahun.
Namun ia lebih bangga lagi dengan penggemar Al Nassr yang selalu mendampingi tim dalam keadaan susah atau pun senang.
"Nassrawis (penggemar Al Nassr), benar-benar musim yang luar biasa," buka Ronaldo.
"Sejak hari pertama, kami tahu kami benar-benar menginginkan ini dan tahu apa yang diperlukan untuk bisa mencapainya."
"Kami bekerja, bertarung, dan memberikan segalanya di setiap sesi latihan dan pertandingan."
"Ini bukan jalan yang mudah, tetapi kita semua berhasil melakukannya bersama."
"Terima kasih karena selalu percaya kepada kami dan berada di samping kami selangkah demi selangkah," paparnya.
Gelar musim ini menjadi trofi Liga Arab Saudi ke-11 sepanjang sejarah Al Nassr.
Menariknya, sejak memasuki era 2000-an, Al Nassr sebenarnya tidak terlalu dominan dibanding rival-rivalnya.
Klub asal Riyadh itu tercatat baru empat kali menjadi juara Liga Arab Saudi dalam 25 tahun terakhir.
Empat gelar tersebut hadir pada musim 2013/2014, 2014/2015, 2018/2019, dan kini 2025/2026.
Keberhasilan musim ini sekaligus mengakhiri dominasi Al Hilal dan Al Ittihad dalam beberapa tahun terakhir.
Al Hilal sendiri masih menjadi penguasa Liga Arab Saudi sepanjang masa.
Klub berjuluk Al-Zaeem tersebut telah mengoleksi 21 gelar liga, hampir dua kali lipat dibanding Al Nassr.
Bahkan Al Hilal sempat mencatat hattrick juara secara beruntun pada musim 2019/2020, 2020/2021, dan 2021/2022.
Sementara itu, Al Ittihad yang musim lalu keluar sebagai juara justru mengalami penurunan performa drastis musim ini.
Tim asal Jeddah tersebut hanya mampu finis di posisi kelima klasemen akhir.
Kepergian beberapa pemain penting seperti Karim Benzema dan N'Golo Kante disebut menjadi salah satu faktor utama merosotnya performa Al Ittihad musim ini.
Terlepas dari itu, Al Ittihad menjadi tim tersubur kedua setelah Al Hilal di Liga Arab Saudi.
Al Ittihad tercatat sudah mengoleksi 14 trofi liga, unggul tiga gelar dari Al Nassr.
(Tribunnews.com/Guruh, Ali)