O2SN Tingkat SMA/SMK/MA Se-Kota Palu Dibuka, 103 Atlet Bersaing di Lima Cabang Olahraga
Fadhila Amalia May 25, 2026 10:23 AM

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Robit Silmi

TRIBUNPALU.COM, PALU - Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat SMA/SMK/MA se-Kota Palu resmi dibuka di SMA Negeri Olahraga (SMANOR) Tadulako, Jl Soekarno Hatta, Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Senin (25/5/2026).

Pembukaan ajang olahraga pelajar tersebut berlangsung meriah dengan penampilan drumband.

Kegiatan ini dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Sulawesi Tengah, Firmanza Dg Parebba, Kabid PKLP Disdik Sulteng, Muhammad Warsita, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I Sulawesi Tengah Kristi Aria Pratama, serta para kepala SMA, SMK dan MA se-Kota Palu.

Baca juga: Bupati Sigi Rizal Intjenae Minta Dinas PU Segera Tangani Aliran Sungai di Desa Toro

Ketua panitia, Dahlan, mengatakan O2SN tahun 2026 mempertandingkan lima cabang olahraga, yakni bulutangkis, atletik, renang, panjat tebing dan pencak silat.

“Peserta yang mengikuti O2SN tahun ini sebanyak 103 orang. Terdiri dari bulutangkis 30 peserta, atletik 30 peserta, renang 13 peserta, panjat tebing 10 peserta, dan pencak silat 20 peserta,” ujarnya dalam laporan panitia.

Menurut Dahlan, seluruh pertandingan dilaksanakan dalam satu hari dan menjadi ajang seleksi bagi atlet pelajar yang nantinya akan mewakili Kota Palu pada tingkat Provinsi Sulawesi Tengah.

Dalam pembukaan tersebut juga dilakukan pembacaan janji atlet dan janji wasit di hadapan Kepala Dinas Pendidikan Sulawesi Tengah sebagai bentuk komitmen menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan berlangsung.

Baca juga: Lapas Kelas IIA Palu Perketat Razia untuk Tekan Peredaran Barang Terlarang

Kepala Dinas Pendidikan Sulteng, Firmanza Dg Parebba, berharap O2SN mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama daerah hingga tingkat nasional.

“Insya Allah setelah ini kita akan melaksanakan lomba di tingkat provinsi dan setelah itu mudah-mudahan bisa mewakili Sulawesi Tengah di tingkat nasional. Saya berharap O2SN ini dapat melahirkan atlet-atlet yang berprestasi,” kata Firmanza.

Ia juga mengingatkan seluruh peserta untuk menjadikan kompetisi sebagai sarana pembentukan karakter dan menjunjung tinggi nilai sportivitas.

“Junjung tinggi sportivitas. Belajar karakter untuk sportif dan jangan menghalalkan segala cara untuk meraih kemenangan. Wasit juga harus berlaku jujur agar tidak melemahkan semangat anak-anak kita,” pesannya.

Baca juga: Razia Lapas Palu Nihil Narkoba, Petugas Temukan 3 HP dan Benda Tajam

Melalui O2SN, pemerintah berharap dapat menjaring bibit-bibit atlet potensial dari kalangan pelajar sekaligus menumbuhkan budaya olahraga dan kompetisi yang sehat di lingkungan sekolah.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.