Wanita yang Dibunuh di Yasmin Bogor Ternyata Yatim Piatu, Anggi Sempat Pamit Terakhir ke Ayah Angkat
khairunnisa May 25, 2026 12:04 PM

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Baru terkuak ternyata Anggi Auliya Arsyad, wanita yang ditemukan tewas dibunuh di Simpang Yasmin Kota Bogor adalah seorang yatim piatu.

Wanita usia 26 tahun itu telah ditinggal kedua orang tuanya sejak balita.

Hal tersebut yang membuat Anggi akhirnya dijadikan anak angkat oleh sang paman, Samsudin.

Dirawat orangtua angkat sejak balita hingga dewasa, nasib Anggi pilu di usia matang.

Wanita kelahiran Makassar 10 Agustus 2000 itu meregang nyawa di tangan seorang pria berinisial MF alias Febry.

Jenazah Anggi dibuang dari atas Tol BORR Simpang Yasmin, Kota Bogor pada Sabtu (23/5/2026) dini hari.

Lalu jasad Anggi ditemukan tergeletak di Simpang Yasmin, Tanah Sareal Kota Bogor dan segera diidentifikasi.

Tiga jam berselang, polisi berhasil mengetahui sosok pelaku yang terekam CCTV Tol BORR.

Hendak kabur ke Garut, pelaku yakni MF pun berhasil diringkus kepolisian setelah terlibat kejar-kejaran dengan penyidik di jalan Tol Cisumdawu, Jawa Barat pada Sabtu (24/5/2026).

Pamit terakhir korban ke keluarga

Setelah mendapati kabar bahwa Anggi ditemukan tewas dibunuh, hati Samsudin hancur.

Pria yang telah menganggap Anggi sebagai anak kesayangannya itu pilu menceritakan pamitan terakhir korban.

Ternyata sebelum dibunuh, Anggi sempat berpamitan ke keluarga.

Namun saat pamit, Anggi bercerita bahwa ia hendak pergi ngopi dengan temannya.

Mengetahui Anggi pamit untuk ngopi, keluarga pun menitipkan pesan.

Yakni agar Anggi jangan pulang larut malam.

"Pamitnya ke keluarga bahwa mau ketemu teman untuk ngopi-ngopi. Karena ini biasa dilakukan, jadi keluarga menyampaikan 'hati-hati, jangan pulang malam'," ujar Samsudin.

Nahas, pesan dari keluarganya itu tak bisa terlaksana dengan baik.

Anggi ditemukan tak bernyawa di Simpang Yasmin setelah dilempar dari flyover tol pada Sabtu dini hari.

Terkait dengan sosok pelaku yakni MF, Samsudin mengaku mengenalnya dengan baik.

Ditegaskan Samsudin, terduga pelaku itu bukanlah pacar anaknya.

Kata Samsudin, MF cuma teman sekolah SMA Anggi.

Lagipula yang diketahui oleh Samsudin, korban baru-baru ini saja bertemu dengan MF.

Samsudin pun membantah isu bahwa pelaku adalah mantan pacar korban.

"Saya konfirmasi ulang, pelaku ini bukan pacarnya (korban). Ini dia adalah teman sekolah. Teman sekolah itu baru ketemu, baru berapa minggu lah. Dan dia bukan pacarnya," tegas Samsudin.

Firasat tak enak ayah angkat

Sebelumnya diwartakan, Samsudin sempat mengurai firasatnya sebelum Anggi ditemukan tewas.

Ditemui TribunnewsBogor.com di kediamannya di Kemang, Kabupaten Bogor, Samsudin curhat.

Bahwa dua hari sebelum tragedi pembunuhan, perasaannya tak enak.

Samsudin mengaku dirinya sama sekali tidak bisa tidur nyenyak di malam hari.

"Pas kejadian saya juga kok bangun lagi, bangun lagi. Dua hari sebelum kejadian saya tidak bisa tidur, padahal sudah dipaksakan untuk tidur tapi tetap tidak bisa," kata Samsudin pada Minggu (24/5/2026).

Baca juga: Momen Terakhir Anggi Sebelum Ditemukan Tewas di Yasmin Bogor, Orang Tua Mendadak Tak Bisa Tidur

Bukan cuma gelisah, Samsudin juga merasakan hal janggal lainnya terkait hewan peliharaan.

Selama ini Anggi memang dikenal sebagai sosok penyayang binatang dan memelihara beberapa kucing jenis anggora.

Sebelum meninggal dunia, Anggi mendadak kehilangan salah satu kucing kesayangannya.

Sementara satu kucing mati, satu kucing milik Anggi lainnya justru tampak bertingkah aneh.

"Kucingnya ada dua. Tiba-tiba yang satu mati sebelum kejadian. Terus kucing yang satu lagi bertingkah aneh, naik ke atas mobilnya Anggi, lalu jatuh ke bawah sampai berulang kali," ungkap Samsudin.

Samsudin bercerita bahwa aktivitas sehari-hari Anggi memang tidak pernah jauh dari hewan berbulu tersebut.

Tak cuma memelihara kucing di rumah sebagai hiburan tersendiri bagi wanita muda, Anggi juga kerap merawat dan memberi makan kucing-kucing liar yang ada di sekitar lingkungan kantor tempatnya bekerja.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.