TRIBUNJABAR.ID - Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Adhitia Putra Herawan mengelu-elukan nama Mariano Peralta dan Moussa Sidibe bersama Bobotoh saat konvoi juara, Minggu (24/6/2026).
Momen tersebut salah satunya terekam melalui unggahan Instagram @awasofyan.
Dalam unggahan itu, terlihat mobil yang mengangkut rombongan pemain, pelatih, hingga ofisial Persib Bandung melintas di antara lautan Bobotoh.
Kemudian, Bobotoh pun mulai meneriakkan nama Peralta saat Adhitia Putra Herawan melintas di hadapan mereka.
Tak lama, Adhitia pun mengikuti para Bobotoh meneriakkan nama Peralta, sambil mengangkat kedua tangannya ke udara.
"Peralta! Peralta! Peralta!" ucap para Bobotoh bersama Adhitia.
Beberapa saat kemudian, Adhitia pun mengelukan nama lain, yakni Moussa Sidibe. Bobotoh pun mengikutinya.
Baca juga: Viking Indramayu Desak Persib Segera Perbaiki Skuad Demi ACL 2 Musim Depan
Adhitia pun tertawa sambil melihat ke arah Bojan Hodak yang sedang berdiri di belakangnya.
Kemudian, Bojan Hodak pun merespons gurauan tersebut dengan menggerakan ibu jari bersama jari telunjuk dan tengahnya.
Sementara, dahinya mengerut dan bibirnya menekuk ke bawah sambil menggeleng-gelengkan kepala.
Sebagai informasi, Mariano Peralta sendiri merupakan pemain kunci yang membela Borneo FC.
Pemain asal Argentina itu menjadi sorotan besar dalam Super League 2025/2026 karena kemampuan individunya.
Tercatat, Mariano Peralta menyumbangkan 20 gol dan 14 assist dari 34 penampilannya bersama Borneo FC musim ini.
Di akhir musim, Mariano Peralta pun dinobatkan sebagai Best Player atau Pemain Terbaik.
Sementara, Moussa Sidibe merupakan winger berbahaya Bhayangkara FC yang didatangkan pada pertengahan musim.
Pemain asal Mali itu telah mengemas 15 gol dan delapan assist dari 16 penampilannya bersama Bhayangkara FC.
Fakta menariknya, Bojan Hodak sendiri memang pernah mengincar Moussa Sidibe pada bursa transfer musim lalu.
Hal tersebut ia ungkapkan dalam konferensi pers menjelang pertandingan melawan Bhayangkara FC pada Rabu, 29 April 2026 lalu.
"Sidibe juga sebenarnya kami inginkan dengan status pinjaman sebelum musim dimulai."
"Tapi JDT (Johor Darul Ta'zim) tidak mau melepasnya sebagai pemain pinjaman," kata Bojan Hodak.
Adapun, dengan berakhirnya musim 2025/2026, kontrak Bojan Hodak bersama Persib Bandung juga turut berakhir.
Berakhirnya kontrak Bojan Hodak bersama Persib Bandung ini membuat para Bobotoh was-was karena tidak sedikit yang menginginkan sang pelatih tetap bertahan.
Bukan tanpa alasan, selamat tiga musim mengarsiteki Persib Bandung, selama itu pula Bojan Hodak memberikan gelar kepada tim.
Ia menjadi pelatih pertama yang membawa Persib Bandung back-to-back sekaligus hattrick juara.
Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar juga secara terbuka melayangkan harapan tinggi agar juru taktik asal Kroasia tersebut tetap bertahan guna melanjutkan estafet emas Pangeran Biru.
"Mudah-mudahan pelatih (Bojan Hodak) masih bersama-sama kita dan ke depan kita bisa juara keempat kali," ujar Umuh dengan nada penuh optimisme di sela-sela perayaan juara.
Terkait perombakan komposisi pemain menjelang bergulirnya kompetisi musim depan, pria yang akrab disapa Pak Haji ini menegaskan bahwa fondasi skuat yang ada saat ini sudah sangat solid.
Secara pribadi, ia ingin materi pemain juara ini tidak banyak diubah.
Kendati demikian, Umuh tetap menghormati regulasi internal klub dan memberikan hak prerogatif penuh kepada Bojan Hodak untuk menyusun formula pemain, termasuk dalam memantau rumor merapatnya dua pilar asing baru, Maxwell Souza (Persija Jakarta) dan Bart Ramselaar (Lion City Sailors).
"Harus dong dipertahankan (para pemain juara saat ini). Tapi, semua masukan kembali lagi dari pelatih. Semua tergantung keputusan pelatih," kata Umuh menegaskan batasan wewenangnya.
(Tribunjabar.id/Rheina, Lutfi Ahmad Mauludin)