Keutamaan Puasa Arafah, Simak Bacaan Niatnya, Dapat Menebus Dosa Tahun Lalu dan Akan Datang
Januar May 25, 2026 01:14 PM

 

TRIBUNJATIM.COM - Berikut ini adalah keutamaan Puasa Arafah.

Ternyata dapat menebus doa tahun lalu dan yang akan datang.

Dilansir dari Tribunnews, menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026, umat Islam mulai mempersiapkan berbagai amalan sunnah yang dianjurkan pada bulan Dzulhijjah. 

Salah satu ibadah yang memiliki keutamaan besar adalah puasa Arafah yang dilaksanakan setiap tanggal 9 Dzulhijjah, tepat sehari sebelum Idul Adha. 

Menurut kalender 1447 Hijriah, 9 Dzulhijjah untuk menunaikan Puasa Arafah 2026 jatuh hari Selasa, 26 Mei 2026.

Puasa sunnah ini selalu menjadi amalan yang banyak dicari umat Muslim karena diyakini memiliki pahala luar biasa dan menjadi kesempatan meraih ampunan Allah SWT. 

Tak heran, informasi mengenai fadhilah puasa Arafah 2026 dan bacaan niat kembali ramai dibahas menjelang datangnya hari-hari istimewa di bulan Dzulhijjah.

Baca juga: Niat Puasa Arafah Kamis 5 Juni 2025, Amalan Paling Dahsyat Jelang Idul Adha, Datangkan 9 Kemuliaan

Puasa Arafah memiliki kedudukan yang sangat mulia karena bertepatan dengan momen wukuf jamaah haji di Padang Arafah, Arab Saudi.

Bagi umat Islam yang tidak sedang menunaikan ibadah haji, puasa ini menjadi amalan sunnah yang sangat dianjurkan Rasulullah SAW. 

Dalam sejumlah hadis disebutkan bahwa puasa Arafah dapat menghapus dosa selama dua tahun, yakni setahun yang telah lalu dan setahun yang akan datang. 

Keutamaan inilah yang membuat puasa Arafah selalu dinantikan sebagai momentum memperbanyak ibadah, doa, dzikir, hingga memohon ampunan kepada Allah SWT menjelang Hari Raya Kurban.

Selain membahas keutamaan puasa Arafah 2026, banyak umat Muslim juga mulai mencari bacaan niat puasa Arafah lengkap dalam tulisan Arab, latin, dan artinya agar ibadah dapat dijalankan dengan benar. 

Tidak hanya menjadi ibadah sunnah yang penuh pahala, puasa Arafah juga menjadi pengingat pentingnya ketakwaan, pengorbanan, dan kepedulian sosial yang menjadi makna utama Idul Adha. 


Memahami fadhilah puasa Arafah 2026 dan tata cara menjalankannya, diharapkan umat Islam dapat menyambut Idul Adha 1447 H dengan hati yang lebih bersih dan penuh keberkahan.

Fadhilah Puasa Arafah 2026
Merujuk Buku Amalan Awal Dzulhijjah hingga Hari Tasyrik yang ditulis Muhammad Abduh Tuasikal, Puasa Arafah adalah amalan yang disunnahkan bagi orang yang tidak berhaji. 

Dari Abu Qatadah, ia berkata bahwa Rasulullah bersabda,

صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ وَالسَّنَةَ الَّتِي بَعْدَهُ وَصِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ
"Puasa Arafah (9 Dzulhijjah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang. Puasa Asyura (10 Muharram) akan menghapuskan dosa setahun yang lalu." (HR. Muslim, no. 1162).

Imam Nawawi dalam Al-Majmu' (6:428) berkata, 

"Adapun hukum puasa Arafah menurut Imam Syafi'i dan ulama Syafi'iyah: disunnahkan puasa Arafah bagi yang tidak berwukuf di Arafah. Adapun orang yang sedang berhaji dan saat itu berada di Arafah, menurut Imam Syafi' secara ringkas dan ini juga menurut ulama Syafi'iyah bahwa disunnahkan bagi mereka untuk tidak berpuasa karena adanya hadits dari Ummul Fadhl."

Mengenai pengampunan dosa dari puasa Arafah, para ulama berselisih pendapat. Ada yang mengatakan bahwa yang dimaksud adalah dosa kecil. 

Imam Nawawi mengatakan, "Jika bukan dosa kecil yang diampuni, moga dosa besar yang diperingan. Jika tidak, moga ditinggikan derajat." (Syarh Shahih Muslim, 8:51). 

Sedangkan jika melihat dari penjelasan Ibnu Taimiyah , bukan hanya dosa kecil yang diampuni, dosa besar bisa terampuni karena hadits di atas sifatnya umum. (Lihat Majmu'ah Al-Fatawa, 7:498-500).

Selain menghapus dosa, ada banyak fadhilah yang didapat jika menunaikan puasa Arafah 2026.

Berdasarkan Buku PIntar Panduan Lengkap Ibadah Muslimah dari M Syukron Maksum, rahasia-rahasia puasa Arafah, sebagaimana dijelaskan Rasulullah saw. dan berbagai hadis, adalah sebagai berikut:

1. Menebus Dosa Tahun Lalu dan Akan Datang
Jika kita yang penuh dosa ini mendengar kabar akan mendapat ampunan, maka tak ada yang dapat diungkapkan kecuali kebahagia-an dan rasa syukur atas kemurahan Allah. Dan kini kemurahan itu benar-benar diberikan Allah, dengan kita berpuasa pada hari Arafah. 

Sebagaimana dijelaskan Rasulullah saat ditanya tentang puasa hari Arafah, beliau bersabda: "Dapat menebus dosa tahun yang lalu dan yang akan datang". (HR. Muslim). 

Dalam hadis lain juga diungkap-kan bahwa Rasulullah bersabda: "Puasa pada hari Arafah dapat meng-hapuskan dosa selama dua tahun, yaitu tahun yang berlalu dan tahun yang akan datang". (Riwayat jamaah ahli hadist kecuali Bukhori dan Turmudzi). 

Ini adalah kabar gembira yang patut kita syukuri dengan tak melewatkannya begitu saja.

2. Hari Makan dan Minum
Dari 'Uqbah bin Amir bahwa Rasulullah bersabda: 

"Hari Arafah, hari Qurban dan hari Tasyriq adalah hari raya kita penganut Islam, dan hari-hari itu adalah hari makan dan minum". (Diriwayatkan oleh yang berlima kecuali Ibnu Majah dan dinyatakan sah oleh Turmudzi).

3. Khusus untuk yang Tak Hadir di Arafah
Diterima dari Abu Hurairah berkata: "Rasulullah melarang ber-puasa pada hari Arafah". (Riwayat Ahmad, Abu Daud, Nasai, dan Ibnu Majah)

Imam Turmudzi berkata: "Para ulama memandang Sunah berpuasa pada hari Arafah kecuali bagi orang-orang yang sedang berada di Arafah." 

Dari Ummul Fadhal, katanya: "Mereka merasa bimbang menge-nai puasa Nabi di Arafah, lalu saya kirimi susu, maka diminumnya, sedang ketika itu beliau berkhotbah di depan manusia di Arafah." (HR. Mutafaq alaih).

Seseorang yang ingin melaksanakan puasa Arafah niatnya adalah sebagai berikut,

Niat Puasa Arafah (9 Dzulhijjah)
نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةً سُنَّةٌ لِلَّهِ تَعَالَى
Latin:

Nawaitu shouma arafata sunnatan lillahi ta'ala
Artinya: "Saya niat puasa Arafah, Sunah karena Allah ta'ala."

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.