Hingga April 2026, Jumlah Investor Pasar Modal di DIY Tembus 322.787
Joko Widiyarso May 25, 2026 01:14 PM

 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Bursa Efek Indonesia (BEI) Yogyakarta mencatatkan pertumbuhan positif investor pasar modal di DIY.

Kepala Perwakilan Bursa Efek Indonesia Yogyakarta, Irfan Noor Riza mengatakan hingga April 2026, investor pasar modal di DIY mencapai 322.787 investor.

Secara bulanan tumbuh 1,19 persen atau bertambah 3.786 investor. Sementara secara tahunan, jumlah investor pasar modal DIY tumbuh 30,10 persen. 

"Data kami menunjukkan pertumbuhan jumlah investor baru di DIY cukup menggembirakan dalam beberapa bulan terakhir. Minat masyarakat DIY untuk berinvestasi di pasar modal semakin membaik," katanya, Senin (25/5/2026).

Menurut dia, jumlah investor aktif dari kalangan generasi muda, mahasiswa, profesional muda, hingga komunitas pekerja di berbagai sektor industri semakin baik.

Hal tersebut tidak lepas dari ekosistem edukasi di DIY yang sangat kuat. Melalui edukasi yang apik, masyarakat semakin memahami investasi pasar modal, termasuk saham.

"Masyarakat juga semakin paham bahwa investasi saham bukan hanya untuk kalangan tertentu, tetapi dapat menjadi bagian dari perencanaan keuangan jangka panjang yang sehat dan terukur,” ujarnya.

Guna mendorong pertumbuhan investor di daerah, pihaknya pun terus memperluas literasi dan inklusi pasar modal.

Dalam edukasi, pihaknya juga bekerja sama dengan perguruan tinggi, komunitas, perusahaan, instansi, dan lain-lain.

Ia pun optimistis pertumbuhan pasar modal di DIY akan terus bertumbuh.

"Melalui kolaborasi yang semakin luas, kami berharap budaya berinvestasi secara bijak dapat tumbuh lebih kuat di masyarakat Yogyakarta maupun Indonesia secara umum, sehingga pasar modal dapat menjadi salah satu sarana dalam mendukung kemandirian finansial masyarakat,” pungkasnya. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.