Diduga Microsleep, Pajero Masuk Jurang Setelah Tabrak Ertiga di Sijunjung, Polisi: Satu Orang Tewas
Rezi Azwar May 25, 2026 03:27 PM

TRIBUNPADANG.COM, SIJUNJUNG - Kecelakaan lalu lintas fatal kembali terjadi di ruas Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, Senin (25/5/2026) subuh. 

Sebuah minibus Mitsubishi Pajero hilang kendali yang diduga kuat akibat pengemudi mengalami microsleep atau tertidur sesaat, sebelum akhirnya menghantam kendaraan lain dan terjun ke jurang.

Peristiwa yang terjadi sekira pukul 05.00 WIB ini tepatnya berlangsung di Jorong Kapalo Koto, Nagari Padang Sibusuk, Kecamatan Kupitan, Kabupaten Sijunjung. Akibat kecelakaan tersebut, pengemudi Mitsubishi Pajero dilaporkan meninggal dunia setelah sempat dilarikan ke pusat kesehatan masyarakat setempat.

Kronologi Kejadian

Kasat Lantas Polres Sijunjung, Iptu Raden Dwi Agus, mengatakan insiden bermula ketika Mitsubishi Pajero dengan nomor polisi B 2855 TJC melaju dari arah Kiliran Jao menuju arah Kota Solok. 

Mobil berbadan bongsor tersebut diketahui mengangkut enam orang penumpang dan bergerak dengan kecepatan sedang membelah jalanan subuh Jalinsum yang relatif sepi.

Namun, saat melintasi lokasi kejadian di Nagari Padang Sibusuk, laju kendaraan mulai tidak stabil. 

Baca juga: Larangan Live ASN saat Jam Kerja, BKPSDM Pasaman Barat Minta Pegawai Fokus Layani Publik

“Diduga karena kondisi fisik pengemudi yang mengalami kelelahan hebat hingga memicu microsleep, mobil tersebut perlahan bergerak melebar ke sisi kanan jalan, keluar dari jalur yang seharusnya,”terangnya secara tertulis.

Pada saat yang bersamaan, dari arah berlawanan yakni dari arah Solok menuju Kiliran Jao datang sebuah minibus Suzuki Ertiga dengan nomor polisi BA 1203 PF. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan hebat di badan jalan jalur Suzuki Ertiga tersebut tidak dapat terhindarkan lagi.

Benturan keras pada sisi kanan jalan itu membuat pengemudi Pajero kehilangan kendali penuh atas kendaraannya. 

Seusai menghantam Ertiga, mobil Pajero tersebut terus melaju tidak terkendali hingga keluar dari bahu jalan dan terperosok masuk ke dalam jurang yang berada di pinggir jalur tersebut.

Korban Jiwa dan Luka-luka

Lanjut Kasatlantas, warga sekitar yang mendengar dentuman keras langsung menuju lokasi kejadian untuk memberikan pertolongan pertama bersama pihak kepolisian. Proses evakuasi berjalan dramatis mengingat kondisi salah satu mobil yang berada di dalam jurang.

Pengemudi Mitsubishi Pajero yang mengalami luka berat langsung dievakuasi oleh petugas dan warga menuju Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Padang Sibusuk. Namun, setelah mendapatkan upaya medis kedaruratan, nyawa pengemudi tersebut tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.

Baca juga: Hewan Kurban di Masjid Nurul Wujud Padang Menurun dari Tahun Lalu, Panitia Tetap Sebar 350 Kupon

“Selain korban meninggal dunia, kecelakaan ini juga menyebabkan satu orang penumpang dari mobil Pajero mengalami luka-luka yang cukup serius,” terangnya.

Guna mendapatkan perawatan yang lebih intensif, korban luka tersebut langsung dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) M. Natsir di Kota Solok.

Sementara itu, lima penumpang lainnya di dalam mobil Pajero serta pengemudi Suzuki Ertiga dilaporkan selamat dari insiden maut ini, meski beberapa di antaranya mengalami syok berat akibat benturan keras yang terjadi secara mendadak.

Kerugian dan Tindakan Kepolisian

Pihak kepolisian dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sijunjung yang menerima laporan warga segera bergerak cepat menuju lokasi kejadian. 

Petugas langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan situasi arus lalu lintas, serta mendokumentasikan kondisi visual kendaraan dan posisi korban.

Kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan mengalami kerusakan material yang cukup signifikan pada bagian bodi akibat hantaman tersebut. 

Kerugian materiil akibat peristiwa ini ditaksir mencapai Rp 15.000.000 (lima belas juta rupiah).

Baca juga: Breaking News: Masjid Jami Lubuk Sarik Padang Gelar Salat Idul Adha 1447 H Pagi Ini

Untuk kepentingan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut, kedua barang bukti berupa kendaraan roda empat tersebut kini telah dievakuasi dari lokasi kejadian. Petugas membawanya ke Markas Komando (Mako) Polres Sijunjung.

Polisi juga telah mencatat keterangan dari sejumlah saksi mata di lokasi kejadian serta penumpang yang selamat untuk menyusun kronologi utuh secara hukum. 

Penyelidikan awal memastikan bahwa titik tabrakan berada sepenuhnya di jalur yang dilalui oleh Suzuki Ertiga.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.