Libur Idul Adha ASDP Ketapang Siagakan Kapal Tambahan KMP Rodhita
Haorrahman May 25, 2026 05:57 PM

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Banyuwangi - Lonjakan volume kendaraan di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, diprediksi akan terjadi menjelang libur panjang (long weekend) Idul Adha yang juga berdekatan dengan Hari Lahir Pancasila. 

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyiapkan kapal perbantuan, yakni KMP Rodhita. Kapal berukuran 1.236 GT (Gross Tonnage) yang sebelumnya melayani rute Lembar–Padangbai ini sengaja disiagakan untuk mempercepat penguraian antrean kendaraan di lintas Ketapang–Gilimanuk.

KMP Rodhita mampu mengangkut hingga 58 unit kendaraan kecil, atau setara dengan 30 unit kendaraan campuran dalam sekali jalan. Kehadiran kapal ini diharapkan mampu menjaga ritme pergerakan penumpang dan logistik tetap stabil.

General Manager ASDP Cabang Ketapang, Arief Eko Kurniansjah, mengatakan fokus utama tim di lapangan saat ini adalah menjaga agar roda kendaraan tetap berputar dan meminimalkan waktu tunggu.

Baca juga: Cuaca Buruk Selat Bali Ganggu Penyeberangan, Pelabuhan Ketapang Banyuwangi Macet 3 Kilometer

“Antrean yang terbentuk harus tetap bergerak. Itu yang paling penting. Karena itu kami memastikan seluruh pola pengaturan kendaraan berjalan terkoordinasi sehingga kepadatan di area pelabuhan tetap terkendali,” jelas Arief, Senin (25/5/2026).

Selain menambah armada kapal, ASDP juga mengoptimalkan fungsi Kantong Parkir Bulusan. Area ini difungsikan sebagai zona penyangga (buffer zone) yang mampu menampung hingga 400 unit truk logistik sebelum memasuki area utama pelabuhan.

Untuk mendukung kelancaran tersebut, personel Bantuan Kendali Operasi (BKO) tambahan turut disiagakan. Tugas mereka adalah mengarahkan arus lalu lintas agar tidak terjadi penumpukan kendaraan di jalan raya utama sekitar pelabuhan.

Berdasarkan data ASDP untuk periode Kamis (21/5/2026) hingga Minggu (24/5/2026) pukul 18.00 WIB, Ketapang menuju Gilimanuk telah menyeberangkan sebanyak 14.936 unit kendaraan (didominasi truk logistik) dan total 51.465 orang penumpang.

Baca juga: Lonjakan Penumpang Ketapang-Gilimanuk saat Libur Panjang

Lintasan Gilimanuk menuju Ketapang, yakni mencapai 20.392 unit kendaraan dan 67.546 orang penumpang.

Terkait kondisi cuaca Selat Bali, pihak manajemen tidak akan melonggarkan standar keselamatan demi mengejar kecepatan durasi penyeberangan.

Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menyatakan koordinasi ketat dengan regulator dan pemangku kepentingan terus dilakukan melalui evaluasi operasional yang menyeluruh.

“Dalam kondisi cuaca yang dinamis, seluruh proses pelayanan harus dilakukan dengan prinsip kehati-hatian. Keselamatan tidak bisa dikompromikan dan menjadi prioritas utama dalam setiap perjalanan penyeberangan,” ujar Windy.

ASDP mengimbau masyarakat yang hendak menyeberang agar merencanakan perjalanan dengan matang. Pengguna jasa diminta telah membeli tiket secara mandiri melalui aplikasi resmi Ferizy sebelum tiba di area pelabuhan, serta memastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam performa prima.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.