- Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, menjadi sorotan setelah mengunggah gambar relief kuno yang memperlihatkan Kaisar Romawi berlutut di hadapan Raja Sassania dari Persia.
Unggahan tersebut disertai pernyataan yang menyinggung pandangan sejarah kekuasaan dunia.
Baghaei menyampaikan bahwa dalam perspektif Romawi, Roma dahulu dianggap sebagai pusat dunia yang tidak terbantahkan.
Namun menurutnya, Iran telah menghancurkan ilusi tersebut.
Pernyataan itu dinilai sebagai sindiran yang ditujukan kepada Amerika Serikat, sebagaimana dikutip dari New York Times (24/5/2026).
“Dalam pandangan orang Romawi, Roma adalah pusat dunia yang tak terbantahkan. Orang Iran menghancurkan ilusi itu,” tulis Baghaei, sebuah sindiran tajam yang jelas dialamatkan kepada Washington, dikutip dari New York Times, Minggu (24/5/2026).
Unggahan simbol sejarah tersebut kemudian memicu perhatian karena dianggap mencerminkan pesan politik yang lebih luas dari Teheran.
Pemerintah Iran melalui pernyataan itu seolah ingin menegaskan posisi dan narasi kekuatan mereka di panggung global.
Simbol kekaisaran Romawi dan Persia yang ditampilkan juga dinilai sebagai cara Iran membangun narasi kemenangan historis dalam konteks ketegangan geopolitik.
Hingga kini, unggahan tersebut masih menjadi sorotan karena dianggap sebagai sindiran terbuka kepada Washington.
Program: Tribunnews Update
Host: Thalia Iza
Editor Video: Muhammad Taufiq Rahman Setyawan
Uploader: bagus gema praditiya sukirman