TRIBUNMANADO.CO.ID - Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) terkait revisi Rencana Strategis (Renstra) periode 2025-2029 di Hotel NDC Manado, Sulawesi Utara (Sulut), Senin (25/5/2026) pukul 15.00 WITA.
Kegiatan tersebut dibuka secara langsung oleh Rektor Unsrat Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng., IPU., ASEAN Eng.
Di mana acara tersebut dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai Senin (25/5/2026) hingga Rabu (27/5/2026).
Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama dengan Masyarakat beserta seluruh panitia dan tim penyusun yang telah mempersiapkan pelaksanaan kegiatan tersebut.
Ia juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh peserta yang hadir.
Hal itu karena telah memberikan pemikiran, masukan, serta kontribusi strategis dalam proses revisi Renstra di lingkungan Universitas Sam Ratulangi Manado.
"Kegiatan ini merupakan agenda yang sangat penting dan strategis bagi Unsrat. Sebagaimana diketahui, Renstra merupakan dokumen dasar yang menjadi pedoman arah pembangunan universitas dalam lima tahun ke depan," ujarnya saat membawa sambutan.
Menurutnya, Renstra bukan hanya sekadar dokumen perencanaan, melainkan instrumen utama untuk memastikan seluruh kebijakan, program, kegiatan, dan target kinerja berjalan secara terarah, terukur, dan berkelanjutan.
Ia menjelaskan revisi Renstra tahun 2025–2029 menjadi langkah penyesuaian terhadap kebijakan terbaru pemerintah.
Khususnya Keputusan Menteri Pendidikan, Sains, dan Teknologi terkait Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi bernomor 358/M/KEP/2025.
Rektor juga menilai rangkaian kegiatan yang disusun selama tiga hari sangat komprehensif.
Mulai dari evaluasi Renstra sebelumnya, pemetaan IKU terbaru, penyusunan target capaian, hingga harmonisasi dan finalisasi draf revisi Renstra.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Prof Dr drh. Meis Nangoi, M.Si menjelaskan, kegiatan revisi Renstra ini bertujuan melakukan penyesuaian target sesuai perkembangan dunia pendidikan, kebutuhan masyarakat, serta berbagai perubahan regulasi yang mengakomodasi kebijakan terbaru pemerintah.
Menurutnya, salah satu fokus utama revisi dilakukan terhadap Keputusan Menteri yang berkaitan dengan indikator kinerja utama perguruan tinggi.
"Hal tersebut akan kami bahas selama kurang lebih tiga hari untuk mendapatkan dokumen yang valid, terukur, dan menjadi acuan dalam pelaksanaan program kerja beberapa tahun ke depan," katanya saat diwawancara.
Ia menambahkan peserta yang mengikuti kegiatan tersebut terdiri dari Kepala Biro se-Unsrat, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Perencanaan se-Unsrat, serta bagian perencanaan pusat.
Lebih lanjut, fokus utama dalam FGD tersebut ialah membahas, menganalisis, dan menetapkan standar kinerja maupun capaian pembangunan yang akan menjadi dasar arah perkembangan institusi di masa mendatang.
"Melalui forum tersebut, diharapkan dapat menghasilkan dokumen Renstra yang berkualitas, realistis, dan mampu menjawab kebutuhan pengembangan pendidikan tinggi ke depan," Pungkasnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Ketua pelaksana, Stella A. Reppi Ssos M.Si, Sekertaris Dr Joubert Maramis SE MSi dan Wakil Sekretaris Dr Jacline Sumual SE. MSi / Wakil Sekretaris
Turut hadir jugaWakil Rektor IV Bidang Perencanaan dan Kerja Sama Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) oleh Prof. Ir. Steenie Edward Wallah, M.Sc., Ph.D.
(TribunManado.co.id/Pet/Adv)
WhatsApp TribunManado.co.id : KLIK