JUARA.NET - Presiden Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM) Tengku Datuk Seri Zafrul Tengku Abdul Aziz angkat bicara usai kegagalan tim Negeri Jiran juara di kandang sendiri.
Kompetisi Malaysia Masters 2026 baru saja rampung dengan hasil yang kurang baik untuk tim tuan rumah.
Malaysia gagal mendapatkan satu pun gelar juara pada turnamen kandang mereka itu.
Satu-satunya wakil yang berhasil menembus hingga babak final adalah duo Goh Sze Fei/Nur Izzuddin yang notabenenya pemain independen di luar pelatnas.
Walau begitu, Goh/Nur berakhir dengan posisi runner up setelah tumbang di tangan wakil Denmark.
Melihat tidak ada wakil Malaysia yang berhasil meraih gelar juara, terutama para pemain pelatnas yang sudah gugur sebelum final, presiden BAM, Tengku Datuk Seri Zafrul Tengku Abdul Aziz menyebut bahwa semua pihak harus ikut bertanggung jawab.
Menurutnya, tidak ada lagi alasan atas kekalahan ini.
Meski begitu, ia tetap memberikan semangat untuk skuad Malaysia untuk terus berjuang di turnamen-turnamen berikutnya.
"Semua pihak harus bertanggung jawa, para pemain, pelatih, dan manajemen."
"Dalam olahraga tingkat elit, nama besar saja tidak cukup. Performa harus konsisten."
"Terus berjuang. Kita belum selesai," ungkapnya di media sosial.
Terlepas dari komentar presiden BAM, para pemain Malaysia akan kembali memulai perjuangan mereka pada pekan ini di turnamen Singapore Open 2026.
Dalam kompetisi tersebut, para pemain Malaysia dikirim bertarung di berbagai sektor.