Alasan Kendala Teknis Jadwal Pemasangan Pagar Pengaman Jembatan Cangar Molor
Dyan Rekohadi May 25, 2026 08:32 PM

 

 


SURYA.CO.ID, MOJOKERTO - Realisasi pemasangan pagar besi pengaman di Jembatan Cangar masih terkendala teknis. 

Jadwal pemasangan pagar pengaman jembatan Cangar pun molor dari target awal.

Pemasangan pagar pengaman yang semula direncanakan pertengahan Mei 2026 akhirnya digeser hingga usai Hari Raya Idul Adha.

Rancangannya, pagar pengaman akan dipasang di 'Jembatan Kembar' yaitu, Jembatan Cangar 1 di Kota Batu dan Jembatan Cangar 2 wilayah administratif Kabupaten Mojokerto.

Baca juga: Petugas Bubarkan Pengunjung yang Berhenti di Tengah Jembatan Cangar, Ingatkan Keselamatan

 

Proses Fabrikasi Panel Terkendala Tanggal Merah

PPK Pemeliharaan Jalan Dan Jembatan Wilayah 1 Mojokerto, PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur, Tri Cahyo Utomo mengatakan pengerjaan pagar pengaman Jembatan Cangar masih terus berproses, meski ada beberapa kali terkendala teknis .

Kendala teknis yang dihadapi mulai dari pihak penyedia dan faktor lainnya.

"Iya, dari penyedia proses fabrikasi panelnya. Ternyata Mei banyak tanggal merah, sehingga proses pengadaan kemarin juga terkendala," ujar Tri Cahyo, Senin (25/5/2026).

Dikatakan Tri Cahyo, pemasangan pengaman jembatan akan segera dilakukan, untuk pengerjaan dilaksanakan oleh pihak penyedia atau vendor melalui e-Purchasing (e-Katalog).

"Kemungkinan efektif pengerjaan setelah lebaran (Idul Adha) ini," terangnya.

Baca juga: Pagar Pengaman Jembatan Cangar Segera Dibangun dan Tuntas Akhir Bulan Ini

 

Rancangan Ketinggian Pagar Berubah

Terungkap juga jika ada perubahan desain atau rancangan pagar pengaman Jembatan Cangar

Tri Cahyo Utomo mengatakan, pada awal perencanaan ketinggian pagar pengaman sekitar 1,5 meter. 

Dinilai terlalu rendah, ketinggian pagar besi pengaman akhirnya diubah sekitar 2-2,5 meter. 

"Kalau tingginya InsyaAllah 2 meter, kemarin mau pakai yang jadi 1.5 meter terlalu rendah," pungkas Tri Cahyo.

 

Pemasangan pagar pengaman guna antisipasi peristiwa tidak diinginkan yang sudah dua kali terjadi di Jembatan Cangar.

Keberadaan pagar pengaman di jembatan ini begitu krusial, pasca dua kali insiden viral di jembatan Cangar.

Langkah ini demi meningkatkan keamanan, dan keselamatan wisatawan yang berkunjung atau melewati jalur wisata Mojokerto-Batu. 

Pemerintah Provinsi Jawa Timur selaku pihak berwenang (Jalan dan jembatan) semestinya bergerak cepat memasang pagar besi pengaman tersebut.

Baca juga: Rencana Pemasangan CCTV di Jembatan Cangar Terancam Batal karena Kendala Sinyal 

 

Upaya Pencegahan

Seperti diketahui, dua korban meninggal dunia ditemukan di dasar Jembatan, adalah pemuda asal Trowulan, Kabupaten Mojokerto
dan pria asal Lumajang Jawa Timur.

Pria asal Trowulan, Kabupaten Mojokerto ditemukan meninggal dunia di dasar Jembatan Cangar, pada Selasa 31 Maret 2026 lalu.

Setelah kejadian itu, Jembatan Cangar viral dipenuhi pengunjung, sayangnya mereka abai keselamatan berkerumun di tengah jembatan berfoto-foto.

Dari informasi yang dihimpun tercatat sekitar 5 kali upaya percobaan mengakhiri hidup di lokasi yang sama, beruntungnya berhasil digagalkan oleh petugas Tahura R Soerjo dan masyarakat setempat.

Petugas kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo, Kamto mengimbau masyarakat khususnya wisatawan agar tidak berhenti atau berkerumun di tengah Jembatan Cangar.

"Imbauannya, kalau bisa tidak berhenti di jembatan langsung saja lewat biar aman. Nanti kalau berhenti, yang dikhawatirkan pikirannya tidak karuan," tandasnya. 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.