TRIBUNPADANG.COM - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Barat memastikan sistem kelistrikan di wilayah Sumatera Barat telah kembali normal secara menyeluruh pascagangguan sistem interkoneksi Sumatera.
Sebanyak 394 penyulang di seluruh wilayah kerja PLN UID Sumbar kini telah kembali beroperasi normal dan berhasil melayani 1.849.589 pelanggan yang sebelumnya terdampak gangguan kelistrikan.
General Manager PT PLN (Persero) UID Sumatera Barat, Ajrun Karim, mengatakan proses penormalan dilakukan secara bertahap melalui koordinasi dan kerja sama berbagai pihak.
“Alhamdulillah, secara umum sistem kelistrikan di Sumatera Barat saat ini telah kembali normal dan pelanggan terdampak telah kembali mendapatkan layanan listrik,” ujar Ajrun dalam keterangan tertulis, Senin (25/5/2026).
Ia menyebutkan, sistem kelistrikan PLN UID Sumatera Barat sebagai bagian dari interkoneksi Sistem Sumatera memperoleh pasokan listrik dari pembangkit di wilayah Sumbar serta dukungan suplai tambahan dari sejumlah pembangkit di wilayah lain di Sumatera.
Baca juga: PLN UID Sumbar Kirim 29 Personel Bangun Listrik Desa di NTT demi Percepat Elektrifikasi
Menurut Ajrun, PLN bersama seluruh stakeholder terkait terus berupaya memastikan sistem dapat kembali beroperasi dengan aman dan stabil.
“Kami juga menyampaikan terima kasih atas dukungan, pengertian, serta kesabaran masyarakat selama proses pemulihan berlangsung,” katanya.
Dalam proses penormalan, PLN tetap mengutamakan budaya keselamatan kerja di setiap tahapan pekerjaan.
Seluruh proses pemulihan dilakukan secara bertahap, terukur, dan penuh kehati-hatian guna memastikan sistem kelistrikan kembali beroperasi secara aman, stabil, dan andal.
PLN UID Sumatera Barat juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang sempat dirasakan masyarakat akibat gangguan kelistrikan tersebut.
PLN berkomitmen terus menjaga keandalan pasokan listrik serta meningkatkan kesiapsiagaan sistem guna memastikan pelayanan kelistrikan yang aman dan andal bagi masyarakat Sumatera Barat. (rls)