Camat di Kota Pekanbaru Terancam Kena Copot Bila Tak Bisa Tangani Persoalan Sampah
Muhammad Ridho May 25, 2026 07:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Penanganan sampah di kecamatan saat ini menjadi tanggung jawab camat.

Mereka yang tidak bisa mengelola sampah dengan baik terancam kena copot dari jabatannya.

Apalagi kedapatan membiarkan sampah menumpuk akibat tidak terangkut.

Mereka harus bisa berkoordinasi dengan Lembaga Pengelola Sampah (LPS) agar pengangkutan terjadwal dengan baik.

"Yang punya wilayah itu camat, jadi tanggung jawab kebersihan itu pemilik wilayah, camat," tegas Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho kepada Tribunpekanbaru.com, Senin (25/5/2026).

Agung mengaku bakal menggelar evaluasi kinerja bagi camat setiap bulan.

Ia bakal melakukan promosi bagi camat yang bisa mengemban tugas serta menjalankan kinerja dengan baik.

"Kalau tidak baik, tentu akan kita evaluasi tentu dia keluar sebagai camat," ujarnya.

Kebersihan atau penanganan sampah menjadi satu agenda pembahasan penting dalam pertemuan dengan seluruh camat pada pekan kemarin.

Ia mengingatkan seluruh camat untuk meningkatkan kinerja.

Baca juga: Ini 2 Lokasi Utama Salat Idul Adha 1447 H di Kota Pekanbaru

Agung dengan tegas menyebut saat ini penanganan sampah di bawah tanggung jawab camat.

Ia menjelaskan dalam waktu dekat akan ada pendelegasian atau pelimpahan dari wali kota ke camat.

"Camat harus serius berkoordinasi dengan LPS maupun berbagai elemen masyarakat, maka ada kolaborasi dalam menangani sampah," ulasnya.

Agung tidak ingin lagi ada camat yang melempar kewenangan soal penanganan sampah. Ia dengan tegas untuk penanganan sampah saat ini jadi kewenangan camat.

( Tribunpekanbaru.com/ Fernando Sikumbang)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.