Semarang Kian Seksi di Mata Investor, Tenant Nasional Mulai Ramaikan Pusat Belanja Baru
rival al manaf May 25, 2026 07:56 PM

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Kota Semarang kian dilirik sebagai “ladang baru” bisnis ritel dan gaya hidup di Jawa Tengah. 

Pertumbuhan kawasan hunian, geliat pusat perbelanjaan baru, hingga perputaran ekonomi masyarakat urban membuat ibu kota Jawa Tengah itu mulai terasa seksi di mata investor nasional. 

Dalam beberapa bulan terakhir, sejumlah brand besar ramai-ramai masuk dan membuka gerai baru, termasuk enam tenant milik Kawan Lama Group⁠ di 23 Semarang, Senin (25/5/2026).

Di tengah kondisi ekonomi global yang masih dibayangi fluktuasi nilai tukar dan tekanan daya beli, ekspansi bisnis retail di Semarang justru menunjukkan optimisme tersendiri. 

Baca juga: Melihat Lebih Dekat Jajanan Khas Tegalsambi Jepara Bernama Kintelan, Diajukan Jadi Warisan Budaya

Baca juga: Pedagang Pasar Karangturi Banyumas Tak Lagi Tejerat Bank Plecit, Manfaatkan Simpan Pinjam BUMDes

Kawasan Semarang Barat kini mulai tumbuh sebagai episentrum ekonomi baru, terutama setelah hadirnya sejumlah proyek komersial dan hunian modern.

Kawan Lama Group membuka enam gerai sekaligus di 23 Semarang, yakni AZKO⁠, INFORMA Electronics⁠, SELMA⁠, PET KINGDOM⁠, Toys Kingdom⁠, serta Chatime Indonesia⁠ bersama Cupbop Indonesia⁠.

Masuknya sejumlah tenant nasional itu dinilai bukan sekadar ekspansi bisnis biasa. 

Ada pembacaan pasar bahwa masyarakat Semarang mulai mengalami perubahan pola konsumsi, dari sekadar memenuhi kebutuhan menjadi mencari pengalaman belanja dan gaya hidup dalam satu kawasan terintegrasi.

AZKO menjadi tenant terbesar dengan luas mencapai 2.037 meter persegi. 

Gerai tersebut menyediakan perlengkapan rumah tangga, kebutuhan outdoor, hingga produk home improvement.

AZKO Sales Operations Director, Rinekso Widyanto, mengatakan Semarang memiliki pertumbuhan kawasan hunian yang cukup progresif sehingga kebutuhan masyarakat terhadap produk rumah dan gaya hidup ikut meningkat.

“Kehadiran 23 Semarang sebagai destinasi belanja baru dengan lokasi strategis menjadi salah satu pertimbangan kami hadir lebih dekat dengan masyarakat,” ujarnya.

Tak hanya sektor home living, kebutuhan elektronik rumah tangga juga dibidik melalui INFORMA Electronics. 

Sementara SELMA menyasar pasar furnitur dengan harga yang lebih terjangkau.

Menariknya, tren ekonomi berbasis hobi dan gaya hidup urban juga mulai terlihat lewat hadirnya PET KINGDOM. 

Bisnis kebutuhan hewan peliharaan yang dulu dianggap niche market kini justru tumbuh menjadi sektor potensial di kota besar, termasuk Semarang.

Vice President Marketing Communication INFORMA Electronics, SELMA, dan PET KINGDOM, Bertha Hapsari, menyebut pertumbuhan kawasan hunian dan komersial menjadi alasan pihaknya memperluas pasar di Semarang.

“Kebutuhan masyarakat terhadap furnitur, perangkat elektronik hingga kebutuhan perawatan hewan terus meningkat,” katanya.

Di sisi lain, Toys Kingdom melihat Semarang sebagai pasar keluarga muda yang terus berkembang. 

Gerai mainan tersebut menghadirkan konsep pengalaman bermain sekaligus belanja keluarga.

General Manager Marketing Communications Toys Kingdom, Ellen Widodo, mengatakan Semarang memiliki potensi pasar yang menjanjikan untuk industri mainan edukatif dan hiburan keluarga.

“Ini menjadi toko ketujuh kami di Jawa Tengah dan ke-77 secara nasional,” ujarnya.

Dari sektor makanan dan minuman, Chatime dan Cupbop turut memanfaatkan geliat ekonomi perkotaan Semarang. 

Kehadiran keduanya menyasar segmen anak muda hingga keluarga yang kini menjadikan pusat perbelanjaan bukan hanya tempat transaksi, tetapi juga ruang berkumpul dan hiburan.

Marketing General Manager F&B ID, Sarah Merci, mengatakan Semarang menjadi salah satu kota dengan pertumbuhan pasar minuman siap saji yang cukup aktif.

Fenomena masuknya tenant nasional ke Semarang memperlihatkan perubahan wajah kota yang dulu lebih dikenal sebagai kota transit industri dan perdagangan.

Kini, Semarang mulai diposisikan sebagai pasar urban yang matang dengan konsumsi masyarakat yang terus bergerak.

Apalagi, kawasan barat Semarang dalam beberapa tahun terakhir berkembang pesat lewat pembangunan jalan, kawasan permukiman, hotel, hingga pusat komersial baru. (Rad) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.