Sempat Terbengkalai, Pemkab Bondowoso akan  Revitalisasi Resi Gudang Sumberwringin jadi Pusat Kopi
Haorrahman May 25, 2026 07:57 PM

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Bondowoso -  Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Pemkab Bondowoso berencana mengaktifkan kembali Sistem Resi Gudang (SRG) di Kecamatan Sumberwringin, yang selama beberapa tahun terakhir tidak beroperasi optimal.

SRG Sumberwringin merupakan aset milik Pemkab Bondowoso yang dibangun pada periode 2014 hingga 2016.

Dalam beberapa tahun terakhir, kondisi bangunan sempat menjadi perhatian publik karena dinilai terbengkalai dan mengalami sejumlah kerusakan.

Baca juga: Sapi Kurban Presiden Prabowo di Bondowoso Capai 1 Ton, Dibeli Rp 107 Juta

Kepala Diskoperindag Bondowoso, Hergiar Yuli Pramanto, mengatakan revitalisasi SRG menjadi salah satu prioritas yang tengah disiapkan pemerintah daerah. Pihaknya bahkan telah melakukan komunikasi dengan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan terkait rencana tersebut.

"Kita sudah komunikasi dengan Bappebti," ujar Hergiar saat dikonfirmasi, Senin (25/5/2026).

Baca juga: Pria Asal Bondowoso Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai Panarukan Situbondo

Menurutnya, kondisi bangunan saat ini membutuhkan perbaikan cukup besar sebelum dapat kembali difungsikan. Karena itu, Diskoperindag akan mengusulkan kebutuhan anggaran revitalisasi agar dapat direalisasikan secepatnya.

"Kami akan mencoba mengusulkan penganggarannya agar bisa masuk paling cepat pada 2027," jelasnya.

Hergiar memperkirakan kebutuhan anggaran perbaikan mencapai lebih dari Rp 2 miliar.

Namun, apabila tersedia alokasi awal sekitar Rp 1 miliar, dana tersebut dinilai sudah cukup membantu untuk menangani kerusakan prioritas.

Salah satu kerusakan yang paling mendesak berada pada bagian tembok sisi timur bangunan yang kondisinya hampir roboh. Selain itu, sejumlah fasilitas penunjang di area gudang juga mengalami kerusakan.

"Gedung sekitarnya yang menjadi pendukung juga banyak kaca pecah dan kerusakan lainnya," imbuhnya.

Baca juga: Teror Gedor Pintu Misterius Resahkan Bondowoso, Warga Melihat Sosok Serba Putih Diduga Pocong

Tidak hanya fokus pada perbaikan fisik, Diskoperindag juga menilai penguatan kelembagaan pengelola menjadi faktor penting agar sistem resi gudang dapat berjalan lebih optimal ke depan. Pengelolaan SRG nantinya dimungkinkan melibatkan kerja sama dengan institusi yang memiliki kapasitas dalam pengelolaan sistem resi gudang.

Meski demikian, rencana revitalisasi tersebut masih terkendala keterbatasan anggaran daerah di tengah kebijakan efisiensi belanja pemerintah. Karena itu, perbaikan kemungkinan akan dilakukan secara bertahap dengan mendahulukan kerusakan yang paling mendesak.

Selain menghidupkan kembali fungsi resi gudang, kawasan SRG Sumberwringin juga direncanakan menjadi pusat pengolahan kopi untuk mendukung petani dan pelaku UMKM di Bondowoso.

Diskoperindag menyiapkan sejumlah fasilitas pengolahan kopi milik pemerintah untuk ditempatkan di lokasi tersebut, mulai dari mesin sangrai (roasting) hingga peralatan penyajian kopi.

Baca juga: Disnakkan Bondowoso Siagakan 75 Petugas Pemeriksa Hewan Kurban Jelang Idul Adha

"Harapannya nanti petani dan UMKM tidak hanya menjual kopi mentah. Dari cherry bisa diolah menjadi green bean, lalu berkembang menjadi roasted bean hingga bubuk kopi. Jadi, nilai tambahnya bisa dinikmati langsung oleh masyarakat," tambah Hergiar.


© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.