Cek Evad Kembali Pimpin ASPPI Sumsel, Siap Wujudkan Pembentukan Koperasi Multi Pihak
Refly Permana May 26, 2026 12:27 AM

SRIPOKU.COM – Musyawarah Daerah (Musda) ke-III Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) DPD Sumatera Selatan resmi digelar di Hotel The Rid’s, Kecamatan Alang Lebar, Kota Palembang, Jumat (23/5/2026). 

Dalam forum tertinggi organisasi tersebut, Mgs. Isnaini F., S.T., M.T. atau yang akrab disapa Cek Evad kembali dipercaya memimpin ASPPI Sumsel untuk periode 2026-2030.

Musda yang berlangsung khidmat itu dihadiri langsung Ketua DPP ASPPI, Azwani Awi. 

Pemilihan ketua dilakukan secara terbuka dan demokratis dengan menghadirkan 3 kandidat dari berbagai latar belakang usaha pariwisata.

Hasilnya, Cek Evad berhasil unggul dan kembali mendapatkan amanah memimpin organisasi pelaku pariwisata tersebut.

Dihubung melalui sambungan telepon, Minggu pagi (24/5/2026), Cek Evad menegaskan dirinya siap melanjutkan visi besar ASPPI Sumsel yang selama ini digaungkan, yakni “Bangga, Tumbuh dan Berkembang” bersama ASPPI DPD SUMSEL.

“Visi dan misi kita tetap sama. Kita ingin ASPPI Sumsel menjadi organisasi yang membuat anggotanya bangga, terus tumbuh dan berkembang bersama,” ujar Cek Evad.

Menurutnya, rasa bangga terhadap ASPPI Sumsel kini mulai dirasakan seluruh anggota. 

Jika pada awal kepemimpinannya organisasi tersebut belum banyak dikenal, kini ASPPI Sumsel mulai mendapat perhatian dari berbagai kalangan, termasuk pemerintah dan pelaku industri pariwisata di daerah.

“Kalau dulu siapa yang kenal ASPPI Sumsel? Sekarang Alhamdulillah sudah banyak yang mengenal. Baik anggota maupun secara pribadi, kami bangga terhadap ASPPI Sumsel karena organisasi ini terus bergerak,” katanya.

Tak hanya soal eksistensi, pertumbuhan jumlah anggota juga menjadi indikator kemajuan organisasi. 

Pada awal dirinya menjabat, jumlah anggota ASPPI Sumsel hanya berkisar 30 orang. 

Namun dalam beberapa tahun terakhir, angka tersebut melonjak hingga mencapai 95 anggota.

“Memang di MUSDA kemarin, tidak semuanya masuk dalam DPT (Daftar Pemilih Tetap). Dari data yang memenuhi syarat untuk masuk ke dalam DPT ada 88 anggota. Ini menunjukkan pertumbuhan organisasi cukup luar biasa,” jelasnya.

Dalam Musda kemarin, tercatat sebanyak 58 anggota hadir dan memenuhi kuorum. 

Dari total 56 suara yang masuk saat pemilihan, Cek Evad memperoleh dukungan mayoritas dengan 33 suara. 

Sementara kandidat Mia (Yurmiana) memperoleh 9 suara dan Adi (Aditya Indra Lesmana) mendapatkan 11 suara, dan tiga suara lainnya dinyatakan tidak sah.

Ketiga kandidat sendiri berasal dari latar belakang usaha yang berbeda. 

Cek Evad dikenal sebagai pelaku usaha Event Organizer (EO) dan kuliner, Mia bergerak di bidang tour and travel, sedangkan Aditya memiliki usaha rental mobil. 

Perbedaan latar belakang itu dinilai menjadi gambaran keberagaman Profesi Pelaku Pariwisata di ASPPI.

Cek Evad mengakui tantangan yang dihadapi ASPPI Sumsel ke depan tidaklah ringan. 

Ia menyebut masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, terutama dalam memastikan anggota benar-benar merasakan manfaat dan berkembang setelah bergabung di organisasi tersebut.

“Ini PR besar saya. Pada periode pertama kemarin memang belum seluruh target (Bangga-Tumbuh-Berkembang) tercapai. Fokus saya anggota ASPPI harus mendapatkan peningkatan, baik dari pendapatan, kemampuan (capacity building) melalui jaringan yang kita miliki,” ungkapnya.

Salah satu program besar yang kini tengah dipersiapkan adalah pembentukan Koperasi Multi Pihak (KMP) khusus pelaku pariwisata di Sumatera Selatan.

Menurutnya, koperasi tersebut nantinya akan menjadi wadah kolaborasi antara pelaku usaha, pemasok, pemasar hingga investor di sektor pariwisata.

“Insya Allah jalannya sudah ada. Di koperasi nanti ada kelompok pendiri, kelompok pemasaran, pengguna hingga pemegang saham. Kita ingin menjadikan KMP-PPI menjadi Tour Operator / DMC ( Destination Management Company) yang menyediakan harga termurah dan saling menguntungkan bagi anggota,” bebernya.

Selain itu, ASPPI Sumsel juga akan fokus pada program capacity building atau peningkatan kapasitas anggota melalui kerja sama dengan berbagai pihak.

Program pelatihan dan pengembangan SDM pariwisata dinilai penting agar pelaku wisata lokal mampu bersaing di tengah perkembangan industri yang semakin dinamis.

“Pada intinya ASPPI ke depan akan mendukung seluruh program pariwisata, baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Kami siap bersinergi mendukung program Gubernur, Bupati dan Wali Kota di Sumatera Selatan,” tegasnya.

Dalam waktu dekat, ASPPI Sumsel juga akan menggelar pengukuhan dan pelantikan dewan pengurus baru secara lebih besar dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan dan mitra pariwisata. 

Cek Evad menyebut agenda tersebut akan dilaksanakan setelah susunan kepengurusan dan surat keputusan resmi selesai diterbitkan.

“Kami akan segera melakukan pengukuhan dan pelantikan pengurus dengan mengundang seluruh pemangku kepentingan dan mitra ASPPI Sumsel. Kemarin dalam Musda hanya saya yang dikukuhkan langsung oleh Ketum,” katanya.

Ia juga menjelaskan alasan Musda digelar secara terbatas dan lebih bersifat internal organisasi. 

Hal itu dilakukan demi menjaga kesakralan forum Musda sebagai forum tertinggi organisasi.

“Banyak mitra bertanya kenapa tidak diundang. Karena Musda ini memang acara internal dan lebih mengutamakan kesakralan organisasi. Bahkan kami melaksanakan kegiatan di hotel yang GM-nya juga anggota ASPPI. Jadi yang diundang benar-benar pihak yang berkaitan langsung dengan ASPPI,” tutupnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.