TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, meminta seluruh pejabat yang baru dilantik bekerja lebih keras dan tidak bersantai menghadapi tantangan pemerintahan, terutama dalam upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) demi kesejahteraan masyarakat.
Pesan itu disampaikan SF Hariyanto saat melantik 238 pejabat administrator, pejabat pengawas, pejabat fungsional serta 77 kepala sekolah di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau di Balai Serindit Gedung Daerah, Komplek Kediaman Gubernur Riau, Selasa (26/5/2026).
“Saya berharap setelah dilantik, semuanya dapat bekerja ekstra dan luar biasa. Jangan santai. Kita sedang berjuang, karena kita perlu mendongkrak PAD untuk mensejahterakan masyarakat,” tegas SF Hariyanto di hadapan ratusan pejabat yang dilantik.
Baca juga: Breaking News: Balai Serindit Penuh, Ratusan Pejabat Eselon III dan IV Pemprov Riau Resmi Dilantik
Suasana pelantikan berlangsung ramai dan penuh sesak sejak pagi.
Tidak hanya di dalam Balai Serindit, area luar gedung juga dipadati keluarga, kerabat dan rekan kerja para pejabat yang ikut menyaksikan prosesi pengambilan sumpah jabatan tersebut.
SF Hariyanto terlihat duduk di bagian depan menghadap para pejabat yang dilantik. Di sisi kiri dan kanannya tampak mendampingi Kepala BKD Riau, Budi Fakhri, serta Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Riau, Indra.
Dalam arahannya, SF Hariyanto menegaskan bahwa mutasi dan rotasi yang dilakukan merupakan bagian dari langkah penyegaran birokrasi sekaligus untuk mengisi sejumlah jabatan kosong di beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Riau.
Menurutnya, perombakan struktur organisasi tersebut merupakan bagian dari mekanisme rutin pemerintahan agar roda organisasi tetap berjalan optimal dan pelayanan kepada masyarakat semakin maksimal.
“Ini menjadi bagian dari program mutasi dan rotasi rutin guna menyegarkan roda organisasi pemerintah daerah,” katanya.
Ia juga mengingatkan seluruh pejabat yang baru dilantik agar tidak mudah mengeluh menghadapi berbagai tantangan kerja yang ada saat ini.
Menurutnya, kondisi keuangan dan target pembangunan daerah membutuhkan kerja keras seluruh aparatur pemerintah.
“Semua harus bekerja keras. Jangan mengeluh dan putus asa meskipun tantangan kita sangat besar,” ungkapnya.
Pelantikan kali ini menjadi salah satu rotasi dan mutasi terbesar di lingkungan Pemprov Riau tahun 2026.
Selain pejabat administrator dan pengawas di berbagai OPD, pelantikan juga menyasar kepala SMA dan SMK negeri se-Riau sebagai bagian dari penataan manajemen pemerintahan dan sektor pendidikan.
Sebelumnya, pelaksanaan pelantikan tersebut telah mendapat izin resmi dari pemerintah pusat.
Pemerintah Provinsi Riau kemudian menindaklanjutinya melalui penerbitan surat undangan resmi pelantikan oleh Sekretariat Daerah Provinsi Riau. (Tribunpekanbaru.com/Syaiful Misgiono)