Relawan Prabowo-Gibran Tanggapi Rencana Safari Jokowi: Masyarakat Perlu Pencerahan
Heriani AM May 26, 2026 02:15 PM

 

TRIBUNKALTIM.CO - Mantan Presiden RI Joko Widodo berencana kembali melakukan safari ke sejumlah daerah di Indonesia mulai Juni 2026. 

Agenda tersebut dilakukan setelah Jokowi menyatakan kondisinya telah pulih dan siap memenuhi berbagai undangan masyarakat di daerah.

Rencana kunjungan Jokowi mendapat tanggapan positif dari relawan pendukung pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. 

Ayah Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep itu mengaku, ingin memenuhi undangan dari masyarakat di sejumlah daerah.

“Ya saya sudah sehat dan saya akan datangi undangan-undangan yang ada. Ya seperti ini udah memenuhi undangan-undangan di daerah udah siap insyaallah. Tiap hari lihat,” kata Jokowi, dilansir TribunSolo.com, Senin (25/5/2026).

Baca juga: Respons Jokowi soal Ucapan Dasco yang Bocor di Sidang DPR

Ketika ditanya apakah undangan tersebut terkait agenda politik, Jokowi tak menjawab dengan jelas.

Jokowi hanya menyebut kedatangannya itu untuk memenuhi undangan dari daerah.

“Karena ada undangan dari daerah. Ini kan saya banyak undangan. Undangan dari daerah-daerah. Dari masyarakat,” tegas Jokowi.

Dalam waktu dekat, Jokowi mengaku akan memenuhi undangan masyarakat dari Lampung, Nusa Tenggara Timur (NTT), hingga Jawa Barat untuk memberikan motivasi

Selain itu, Jokowi akan bertemu kader PSI di daerah dan para relawan.

“Dan itu juga untuk memberikan motivasi dan juga ketemu dengan PSI di daerah. Terus juga ketemu relawan di daerah karena ada undangan. Lampung, NTT, Jawa Barat. Ya seperti ini,” ucap Mantan Wali Kota Solo dan Gubernur DKI Jakarta itu.

Baca juga: Jokowi Akan Keliling Indonesia, Projo Minta Jangan Dikaitkan dengan Pemilu 2029

Tanggapan Relawan Prabowo

Terkait rencana Jokowi keliling Indonesia, C. Suhadi menilainya sebagai hal yang baik.

C. Suhadi yang juga menjadi Koordinator Tim Hukum Merah Putih (THMP) itu memandang ada tujuan paling pokok yang dimiliki Jokowi, yakni memberikan pencerahan kepada masyarakat mengenai kinerja pemerintah saat ini.

"Kalau saya lihat dalam konteks pemerintahan yang sekarang ini, barangkali kalau Pak Jokowi turun itu sangat bagus, terlepas daripada nanti tujuan utamanya seperti apa," tutur C. Suhadi, dalam podcast On The Table yang diunggah di kanal YouTube Cumicumi, Senin (25/5/2026).

"Tapi saya yakin tujuan yang paling hakiki yang dikejar atau disasar oleh Pak Jokowi yaitu memberikan pencerahan kepada masyarakat, memberikan edukasi kepada masyarakat, memberikan harapan-harapan kepada masyarakat."

"Apa sih edukasi, harapan dan juga kepentingannya? Ya supaya masyarakat ini tahu pemerintah enggak diam loh, untuk membangun bangsa Indonesia."

Kemudian, C. Suhadi juga memperkirakan, jika Jokowi turun langsung di daerah, maka masyarakat setempat diharapkan dapat lebih memahami program-program pemerintahan Prabowo-Gibran.

Apalagi, Jokowi sendiri saat masih menjadi presiden di periode keduanya sudah terang-terangan menyatakan dukungan kepada Prabowo dan anak sulungnya itu sejak Pemilihan Presiden atau Pilpres 2029.

"Barangkali nanti kalau Pak Jokowi ada di tengah-tengah masyarakat, itu akan lebih teredukasi, pemerintah maunya seperti apa dan lain sebagainya," jelas C. Suhadi.

"Karena, Pak Jokowi ini kan juga bagian daripada pemerintahan yang sekarang, kan yang mendukung Pak Prabowo ini salah satunya juga Pak Jokowi."

"Bukan hanya [sebagai] relawan, tapi juga Pak Jokowi sebagai presiden pada waktu itu, sampai sekarang pun seperti itu."

"Apalagi kita tahu di sebelahnya Pak Prabowo itu kan ada Gibran."

"Jadi, terlepas daripada persoalan-persoalan orang memberikan anggapan apa pun, menurut saya yang paling nanti memang kita perlu harapkan ya itu, bagian pencerahan, mengedukasi masyarakat [mengenai] masalah kerja-kerja pemerintahan ini."

Baca juga: Kuasa Hukum Pastikan Jokowi Hadir di Sidang Roy Suryo dan Siap Perlihatkan Ijazah Asli dari SD - S1

Safari Jokowi Mulai Juni 2026

Agenda safari Jokowi keliling Indonesia akan dimulai pada Juni 2026.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Relawan Pro Jokowi (Projo), Freddy Alex Damanik, mengungkapkan Jokowi rencananya akan mengunjungi sentra budi daya rumput laut sekaligus menyapa masyarakat di NTT.

“Bocorannya Pak Jokowi akan ke NTT mengunjungi budi daya rumput laut dan menyapa masyarakat NTT,” kata Freddy, Senin (18/5/2026).

Meski demikian, Freddy menegaskan, agenda perjalanan Jokowi masih bersifat dinamis dan bisa berubah sewaktu-waktu.

Ia juga memastikan setiap kunjungan Jokowi nantinya akan didampingi pengurus Projo di daerah.

“Biasanya dalam kunjungan-kunjungan Pak Jokowi ke daerah, kami Projo pasti mendampingi beliau. Tentunya Projo daerah di mana Pak Jokowi berkunjung,” ujarnya.

Menurut Freddy, langkah Jokowi kembali turun langsung ke masyarakat bertujuan menjaga kedekatan emosional dengan rakyat.

Baca juga: Jokowi Siap Main Film Kolosal Dayak, Ngaku Mau Latihan Akting Dulu

Ia menilai karakter blusukan yang selama ini melekat pada Jokowi tetap ingin dipertahankan meski sudah tidak lagi menjabat sebagai presiden.

“Visi besar Pak Jokowi kembali keliling Indonesia tentu untuk tetap menjaga koneksi emosional dengan rakyat tetap hidup, mempertahankan citra sebagai pemimpin rakyat, dan menunjukkan bahwa dirinya tidak berubah meski sudah tidak menjabat, tetap blusukan,” jelas Freddy.

Ia menambahkan, Jokowi memahami bahwa kedekatan emosional dengan masyarakat memiliki pengaruh besar dalam politik Indonesia.

Karena itu, kegiatan blusukan dinilai penting untuk menjaga loyalitas relawan dan mempertahankan komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat.

“Oleh karena itu Pak Jokowi harus tetap menjaga loyalitas relawan, mempertahankan komunikasi dengan kepala daerah, pengusaha, tokoh masyarakat dan kelompok akar rumput, sekaligus memastikan pengaruh politiknya tetap relevan dalam perpolitikan Indonesia,” lanjutnya.

Saat disinggung apakah agenda keliling Indonesia tersebut menjadi ancang-ancang menuju Pemilu 2029, Freddy memberikan jawaban diplomatis.

Ia menyebut sah-sah saja apabila nantinya Jokowi mendukung gagasan atau tokoh tertentu dalam dinamika demokrasi.

“Tentunya sah-sah saja dalam kehidupan demokrasi kalau misalnya nanti beliau mendukung gagasan tertentu, tokoh tertentu, membantu persatuan bangsa atau memberi motivasi dan arahan kepada relawan atau masyarakat,” katanya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.