Pemain Real Madrid Absen Bela Spanyol di Piala Dunia 2026, Bisa Jadi Kejutan Sekaligus Bumerang
Muhammad Nursina Rasyidin May 26, 2026 03:30 PM

TRIBUNNEWS.COM - Sejarah baru tercipta jelang Piala Dunia 2026 setelah Timnas Spanyol resmi mengumumkan daftar pemain tanpa satu pun wakil dari Real Madrid.

Sejak keikutsertaan Timnas Spanyol di Piala Dunia, ini menjadi yang pertama kalinya dalam sejarah pemain Real Madrid absen membela skuad berjuluk La Furia Roja tersebut.

Kepastian tersebut muncul setelah pelatih Timnas Spanyol, Luis de la Fuente, merilis daftar 26 pemain yang akan dibawa ke Piala Dunia 2026, Senin (25/5/2026).

Dalam daftar tersebut, tidak ada satu pun pemain Real Madrid yang dipanggil. Termasuk nama-nama yang sebelumnya sempat diprediksi masuk seperti Dean Huijsen, Fran Garcia, dan Alvaro Carreras.

Keputusan Luis de la Fuente menandai perubahan besar dalam komposisi skuad Timnas Spanyol.

Mengingat selama bertahun-tahun, Real Madrid selalu menjadi salah satu penyumbang pemain untuk tim nasional. Baik di Piala Dunia maupun turnamen besar lainnya.

Baca juga: Timnas Spanyol Ketar-ketir, De La Fuente Ogah Paksakan Yamal & Nico Williams di Piala Dunia 2026

Sebaliknya, skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026 didominasi oleh pemain Barcelona yang mengisi hampir di setiap lini permainan.

Di sektor penjaga gawang terdapat Joan Garcia, sementara lini belakang diperkuat Pau Cubarsi dan Eric Garcia.

Lalu di lini tengah, Timnas Spanyol mengandalkan Pedri dan Gavi, yang menjadi motor permainan tim.

Untuk lini serangan, Luis de la Fuente memanggil nama-nama seperti Dani Olmo, Lamine Yamal, dan Ferran Torres yang diharapkan menjadi tumpuan dalam membongkar pertahanan lawan.

Dengan komposisi tersebut, Timnas Spanyol datang ke Piala Dunia 2026 dengan misi juara setelah sebelumnya menjuarai Euro 2024.

Timnas Spanyol akan memulai perjuangannya di Piala Dunia 2026 dengan tergabung ke dalam Grup H bersama Arab Saudi, Uruguay, dan Tanjung Verde. 

Adapun untuk jadwalnya, Piala Dunia 2026 akan diselenggarakan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, mulai 11 Juni hingga 19 Juli mendatang.

Baca juga: Harry Kane yang Tak Tergantikan, Mesin Gol Penentu Kejayaan Inggris di Piala Dunia 2026

Keputusan yang Bisa Dipahami

Ketiadaan pemain Real Madrid dalam skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026 memunculkan berbagai reaksi. Termasuk dari komunitas pendukung Los Blancos di Indonesia.

Presiden Pena Real Madrid de Indonesia (PRMI), Syahrul Fauzi, menilai keputusan tersebut memang cukup mengejutkan jika melihat status Real Madrid sebagai salah satu klub terbesar dunia.

"Perihal rilisan skuad Spanyol di Piala Dunia 2026 ini mungkin cukup membingungkan dan mengagetkan bagi banyak penggemar sepak bola, khususnya untuk tim sekelas Real Madrid karena tidak ada satu pun pemainnya yang dipanggil," ujar Syahrul ketika dihubungi Tribunnews, Selasa (26/5/2026).

Meski begitu, Syahrul mengaku tidak terlalu terkejut jika melihat kondisi Real Madrid sepanjang musim terakhir.

Menurutnya, Luis de la Fuente kemungkinan lebih mempertimbangkan performa dan kebutuhan tim dibanding nama besar klub.

"Tapi kalau saya melihatnya dari sudut berbeda. Timnas Spanyol saat ini memadukan pemain-pemain muda dan beberapa pemain senior untuk mengisi skuad Piala Dunia," katanya.

Ia juga menilai minimnya pemain Spanyol yang menjadi pilihan utama di Real Madrid turut memengaruhi keputusan Luis de la Fuente.

"Semusim terakhir ini Real Madrid lebih banyak diisi pemain non-Spanyol di starting line-up. Beberapa pemain Spanyol di Madrid juga tidak terlalu berada dalam top performance," lanjutnya.

Selain itu, Syahrul menyoroti performa Real Madrid musim ini yang dianggap tidak maksimal setelah gagal meraih gelar.

"Kita juga harus realistis karena performa Real Madrid semusim terakhir memang kurang bagus dan nol gelar. Jadi mungkin itu jadi pertimbangan pelatih Spanyol," ucapnya.

Di sisi lain, ia menilai dominasi pemain Barcelona dalam skuad Timnas Spanyol cukup wajar karena banyak pemain Blaugrana tampil konsisten sebagai pilihan utama klub.

"Berbeda dengan Barcelona yang menyumbangkan banyak pemain karena Lamine Yamal dan kawan-kawan memang jadi pilihan utama pelatih Barcelona," jelasnya.

Bisa Jadi Kejutan Sekaligus Bumerang

Meski memahami keputusan tersebut, Syahrul mengingatkan bahwa langkah Luis de la Fuente bisa berubah menjadi bumerang apabila Timnas Spanyol gagal memenuhi ekspektasi di Piala Dunia 2026.

"Ini bisa jadi blunder terbesar kalau Spanyol nanti tidak bisa berbicara banyak di Piala Dunia," tegas Syahrul.

Ia bahkan menyebut kritik besar akan datang jika La Furia Roja gagal melangkah jauh tanpa pemain Real Madrid di dalam skuad.

"Kalau Spanyol sampai gugur di fase grup, ini akan menjadi tamparan keras dan mungkin blunder besar untuk pelatih Spanyol karena tidak memanggil satu pun pemain Real Madrid," katanya.

Namun, Syahrul juga mengingatkan bahwa Timnas Spanyol pernah mengambil keputusan kontroversial serupa di masa lalu dan justru berhasil meraih prestasi.

"Dulu Spanyol juga pernah tidak memanggil Raul Gonzalez dan beberapa pemain top lainnya, tapi ternyata mereka tetap bisa juara. Jadi ini akan menjadi challenge tersendiri untuk pelatih Spanyol," pungkasnya.

(Tribunnews.com/Isnaini)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.