BOLASPORT.COM - Kesabaran yang menjadi senjata rahasia bagi pasangan ganda campuran Malaysia, Jimmy Wong/Cheng Su Yin, untuk meraih kemenangan mengejutkan pada babak pertama Singapore Open 2026, Selasa (26/5/2026).
Pasangan ini mengalahkan unggulan teratas dan pasangan peringkat 1 dunia asal China, Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping, dengan skor 23-21, 21-16.
Kedua pemain sama-sama menyebut pendekatan disiplin dan mengutamakan kerja keras sebagai kunci kemenangan.
Kemitraan ini terbentuk bulan lalu setelah Hoo Pang Ron memilih untuk meninggalkan tim nasional sehingga Cheng berpasangan dengan Wong.
Mereka melakukan debut bersama pada Malaysia Masters 2026 pekan lalu.
Jimmy Wong sebelumnya yang dikeluarkan oleh Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM) pada 2022.
"Setelah satu setengah tahun pengamatan, kami telah meninjau kinerja Pang Ron," kata Rexy dilansir dari News Straits Times.
"Bersama dengan Nova, kami memutuskan untuk memisahkan pasangan tersebut dan memajukan Su Yin dengan pasangan baru, Jimmy Wong," ucap Rexy dalam pernyataan BAM.
"Sebagai bagian dari keputusan ini, Pang Ron telah dikeluarkan dari tim nasional."
Sebelumnya, BAM telah menekankan bahwa mereka tidak akan berkompromi dengan pemain mana pun yang masih terikat kontrak yang ingin pergi tanpa memenuhi persyaratan yang dibutuhkan.
Pemain yang meninggalkan pelatnas sebelum waktunya dapat menghadapi larangan bermain di kompetisi internasional selama dua tahun.
Pemain juga diharuskan membayar kompensasi mulai dari 300.000 (Rp 1,2 miliar) hingga 500.000 Ringgit Malaysia (Rp 2,1 miliar) tergantung pada peringkat dunia mereka pada saat kepergian.
Pemain yang menolak membayar kompensasi berisiko dilarang mengikuti turnamen internasional hingga dua tahun.
BAM mengonfirmasi bahwa Pang Ron telah meninggalkan tim nasional dan Jimmy Wong adalah tambahan baru untuk skuad ganda campuran senior.
Pang Ron, adik dari juara ganda putri Commonwealth Games dua kali Vivian Hoo, akan memulai kemitraan baru dengan veteran, Lai Pei Jing.
Wong/Cheng langsung tersingkir pada babak pertama Malaysia Masters 2026 oleh pasangan peringkat 6 dunia asal Denmark, Mathias Christiansen/Alexandra Boje, dengan skor 21-13, 21-15.
Cheng mengatakan bahwa ia telah mengambil keputusan sadar sebelum pertandingan untuk menjaga pendekatan tetap sederhana.
Dia mengatakan kepada Jimmy bahwa melawan pasangan top China, tidak akan mudah menambah poin dan disiplin adalah segalanya.
"Rencana permainan kami adalah bersabar karena mereka adalah pemain peringkat 1 dunia, jadi akan sulit untuk mendapatkan poin," kata Cheng dalam wawancara setelah pertandingan dilansir dari News Straits Times.
"Saya mengatakan bahwa harus lebih sabar, baik di belakang maupun di depan, karena sulit untuk memenangkan poin."
Jimmy mengulangi pesan yang sama dengan mengatakan kuncinya adalah tetap tenang bahkan saat menyerang.
"Kuncinya adalah tetap sabar karena mereka kuat dan unggulan teratas, jadi Anda harus sabar dan agresif," ucap Wong.
"Saya senang karena pada turnamen terakhir, kami tidak bermain sebaik itu."
"Kami hanya perlu melupakan kekalahan di Malaysia Masters dan mencoba untuk mendapatkan kembali performa kami dan kami berhasil mendapatkannya."
Cheng bukanlah orang asing dalam menghadapi Feng/Huang pada turnamen besar.
Setelah melaju ke final China Masters dua tahun lalu bersama Pang Ron, mereka kalah dalam tiga game.
Namun, ia sengaja memilih untuk tidak menceritakan pengalaman itu kepada Jimmy menjelang pertandingan hari Selasa karena khawatir akan menambah beban mental pada pasangan barunya.
"Saya tidak menceritakannya karena saya takut jika saya menceritakan lebih banyak, itu akan memberinya lebih banyak tekanan," aku Cheng.
"Jadi saya hanya menyuruhnya untuk memainkan permainan kami."
Mereka akan menghadapi pasangan India peringkat 38 dunia Rohan Kapoor/G. Ruthvika Shivani atau pasangan Taiwan peringkat 22 dunia Yang Po Hsuan/Hu Ling Fang di babak kedua pada hari Kamis.