Translate Lagu Petanglah-Petang, Lagu Daerah Sumsel Menceritakan soal Sebuah Rencana di Sore Hari
pairat May 26, 2026 04:27 PM

SRIPOKU.COM - Sumatera Selatan (Sumsel) tidak hanya kaya dengan objek wisata dan kuliner khasnya, namun juga kaya dengan khasanah bahasa daerah.

Bahasa daerah yang ada di Sumsel kerap digunakan dalam lirik lagu khas daerahnya.

Salah satunya adalah lagu Petanglah Petang yang menggunakan bahasa daerah di Sumsel khususnya bahasa Basemah yang digunakan oleh penutur warga Lahat-Pagaralam dan sekitarnya.

Lagu Petanglah petang ini menceritakan soal rencana seseorang yang jika gagal tentu akan menjadi sedih.

Untuk memudahkan memahami makna lagunya, berikut Sripoku.com sajikan lirik lagu Petanglah Petang lengkap dangan translate ke dalam Bahasa Indonesia.

Petanglah petang menyilap lampu
(Petang lah petang menyalakan lampu)
ambik kusitan dipucok mija
(ambil korek api di atas meja)
Petanglah petang kemane aku
(petanglah petang kemana aku dunia)
denie umbang dek bebadah
(dunia luas tak bertempat tinggal) 

Baju kurong bekancing tige
(Baju kurung berkancing tiga)
Dibatak endung ke Selangis
(Dibawa ibu ke selangis (nama sungai)
Amun lah urong ancaman kite
(Kalau gak jadi hiburan kita)
Alangkah panjang karang tangis
(Alangkah panjang tangisan ini)

Kepiat berlinang linang
(Kepiat berlinang-linang)
Mati disambar burung binti
(Mati disambar burung binti)
Siang tekinak malam tekenang
(Siang terlihat malam terkenang)
Dibatak tidok menjadi mimpi
(Dibawa tidur menjadi mimpi).

Baca juga: Translate Lagu Dirut, Lagu Daerah Sumsel Menceritakan Kepiluan Anak Ditinggal sang Ayah Cari Ibu

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.