Bupati Hasan Achmad dan Wabup Isak Serahkan Sapi Kurban Bantuan Presiden Prabowo di Kaimana
Hans Arnold Kapisa May 26, 2026 04:44 PM

TRIBUNPAPUABARAT.COM, KAIMANA - Bupati Kaimana, Hasan Achmad bersama Wakil Bupati Isak Waryensi menyerahkan dua ekor sapi kurban bantuan dari Presiden Prabowo Subianto kepada perwakilan pengurus masjid penerima.

Penyerahan berlangsung di halaman Masjid Kampung Seram, Kaimana, Selasa (26/5/2026).

Sebelum prosesi penyerahan, Bupati, Wakil Bupati, Ketua DPRK Robby Daud Samangun, jajaran Forkopimda, pimpinan OPD, serta tamu undangan mengikuti zoom meeting bersama Wakil Menteri Sekretaris Negara, Bambang Eko Suhariyanto.

Dalam pertemuan daring tersebut, Wamensesneg menyampaikan arahan terkait distribusi hewan kurban bantuan Presiden.

Usai pertemuan, Bupati Hasan Achmad menyerahkan satu ekor sapi kepada pengurus Masjid Baiturrahim Kampung Seram.

Sementara Wakil Bupati Isak Waryensi menyerahkan satu ekor sapi lainnya kepada pengurus Masjid Nurul Fallah Bumsur.

Baca juga: Pemkab Kaimana Siapkan 33 Hewan Kurban untuk Hari Raya Iduladha 2026

Dalam sambutannya, Bupati Hasan menegaskan bahwa bantuan sapi kurban dari Presiden akan dibagikan kepada jamaah kedua masjid tersebut.

Ia berpesan agar distribusi dilakukan secara merata sehingga seluruh jamaah dan warga sekitar dapat menikmati daging kurban.

“Setelah disembelih, pendistribusian harus dilakukan secara adil agar semua jamaah dan warga mendapat bagian,” ujar Bupati Hasan.

Ia juga memastikan bahwa kedua sapi telah menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim dokter hewan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kaimana, dan dinyatakan bebas penyakit.

Sementara itu, perwakilan Dewan Masjid Nurul Fallah Bumsur, Mahyudin Werfete, menyampaikan apresiasi atas perhatian Presiden Prabowo.

Baca juga: Presiden Prabowo Bantu Dua Ekor Sapi Kurban untuk Pemkab Kaimana Papua Barat

“Kami sangat berterima kasih atas bantuan hewan kurban ini. Semoga membawa berkah bagi masyarakat Kaimana,” ucapnya.

Diketahui, dua ekor sapi kurban tersebut didatangkan dari Kobisonta, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), menggunakan kapal ferry.

Masing-masing sapi memiliki bobot lebih dari 500 kilogram. Total biaya pengadaan, pengiriman, dan perawatan mencapai Rp110 juta.

Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) juga telah diterbitkan, dengan hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi sapi normal dan layak untuk dikurbankan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.