TRIBUNJAKARTA.COM - Mauricio Souza memberi sinyal meninggalkan kursi pelatih Persija Jakarta pada Selasa (26/5/2026).
Informasi itu disampaikan Mauricio Souza melalui story instagram pribadinya @mauricio__souza_ dikutip TribunJakarta.com.
Dalam story instagram, Mauricio Souza mengunggah foto bersama seluruh pemain dan staff Macan Kemayoran di Persija Training Ground.
Lewat foto tersebut, Mauricio Souza menuliskan kalimat dalam Bahasa Inggris.
"Thank you Persija. It was a pleasure.
One day, God willing, we will meet again!.
(Terima kasih Persija. Senang sekali bisa bertemu denganmu.
Suatu hari nanti, atas izin Tuhan, kita akan bertemu lagi!)," tulis Mauricio Souza.
Sementara itu, akun instagram maupun manajemen Persija Jakarta belum merespons kabar hengkangnya pelatih asal Brasil itu.
Secara statistik, Persija sebenarnya tampil cukup konsisten musim ini.
Macan Kemayoran sama-sama mencatatkan 11 kemenangan di kandang maupun tandang.
Namun perbedaannya terlihat dari jumlah poin yang terbuang saat bermain di hadapan The Jakmania.
Persija tercatat empat kali bermain imbang saat menjamu Malut United, Bali United, Borneo FC, dan Dewa United.
Selain itu, Persija juga menelan dua kekalahan penting saat menghadapi Arema FC dan rival abadinya, Persib Bandung.
Persija Jakarta mengakhiri Super League 2025/2026 pada posisi ketiga di bawah Persib Bandung dan Borneo FC.
Dikutip dari TribunWow, Mauricio Souza lahir di Rio de Janeiro, Brasil, pada 13 Maret 1974.
Ia memegang lisensi kepelatihan tertinggi di Amerika Selatan, yakni Licencia Pro Entrenador CONMEBOL.
Dikenal sebagai pelatih yang mengutamakan stabilitas lini pertahanan, Souza cenderung mengusung formasi 4-3-3 dengan pendekatan defensif.
Karier kepelatihan Souza dimulai di akademi klub raksasa Brasil, Flamengo, di mana ia menangani tim U-20 sejak 2017.
Di sana, ia dikenal sebagai pelatih yang mampu membentuk pemain muda menjadi talenta siap pakai bagi tim utama.
Setelah membangun reputasi di level junior, Souza diberi kepercayaan menangani tim utama Flamengo pada akhir 2021.
Meskipun masa baktinya singkat, kepercayaan yang diberikan klub besar sekelas Flamengo sudah menjadi indikator kapasitasnya.
Setelah dari Flamengo, ia sempat menukangi Vasco da Gama, klub legendaris Brasil lainnya.
Mauricio Souza pertama kali mencicipi tantangan di Indonesia saat direkrut oleh Madura United pada awal Mei 2023.
Setelah dari Indonesia, Souza sempat kembali ke Brasil untuk melatih Guarani FC.
Karier Mauricio Souza di Guarani FC pada awal musim 2025 berlangsung singkat dan penuh tantangan.
Pelatih asal Brasil ini resmi ditunjuk sebagai pelatih kepala Guarani pada 4 Desember 2024.
Selama masa jabatannya di Guarani, Mauricio Souza memimpin tim dalam 14 pertandingan resmi, dengan catatan; 3 kemenangan, 4 hasil imbang, 7 kekalahan.
Dengan total rata-rata poin per pertandingan (PPP) yang diraih adalah 0,93 poin.
Capaian ini membuat Guarani berakhir di peringkat ke-20 klasemen Campeonato Brasileiro Serie B 2024, menyebabkan klub degradasi ke Serie C.
Akibat performa yang kurang memuaskan, manajemen Guarani memutuskan untuk mengakhiri kerja sama dengan Mauricio Souza pada 22 April 2025.
Setelah berpisah dengan Guarani, Mauricio Souza kembali ke Indonesia dan pada 27 Mei 2025 resmi ditunjuk sebagai pelatih kepala Persija Jakarta.