TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Cabang olahraga drum band resmi masuk dalam daftar pertandingan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII 2028 yang akan digelar di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kepastian tersebut diputuskan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) KONI Pusat 2026 beberapa waktu lalu.
Keputusan itu disambut antusias oleh Pengurus Daerah Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) DIY yang kini mulai mempersiapkan diri untuk menjaga capaian prestasi pada ajang sebelumnya.
Pengurus Pengda PDBI DIY, Nolik Maryono, menyebut masuknya drum band ke PON 2028 menjadi kabar menggembirakan bagi insan drum band di DIY, terlebih kontingen DIY memiliki catatan prestasi yang cukup menonjol di PON sebelumnya.
Pada PON XXI 2024 Aceh-Sumatera Utara, kontingen drum band DIY berhasil membawa pulang dua medali emas, lima perak, dan empat perunggu.
“Kami selaku pengurus PDBI DIY menyambut baik atas masuknya cabang olahraga drumband di PON 2028. Bagaimanapun, PDBI DIY pada PON XXI 2024 di Aceh-Sumatera Utara kemarin sudah punya kontribusi dan prestasi yang nyata dengan menyumbangkan dua medali emas,” ujar Nolik, Selasa (26/5/2026).
Menghadapi persaingan pada PON 2028 mendatang, PDBI DIY memasang target untuk setidaknya mampu mempertahankan raihan dua emas yang diperoleh sebelumnya.
“Dengan persaingan yang jelas akan semakin ketat, kami berharap minimal bisa mempertahankan dua medali emas pada PON lalu bisa kami raih kembali, namun kami juga akan berjuang maksimal untuk bisa meraih hasil yang lebih baik guna menambah pundi-pundi medali lagi di PON 2028 nanti,” lanjutnya.
Nolik juga menjelaskan, meski PON 2028 dipusatkan di NTB dan NTT, beberapa cabang olahraga nantinya akan dipertandingkan di Jakarta, termasuk drum band.
Menurutnya, keputusan tersebut telah melalui pembahasan dan koordinasi matang sebelum Rakernas KONI digelar.
Ia mengatakan pihaknya telah berdiskusi dengan perwakilan NTB, NTT, dan DKI Jakarta terkait kesiapan pelaksanaan pertandingan.
“Hasil koordinasinya cukup luar biasa. DKI Jakarta menyatakan kesiapannya untuk menjadi tuan rumah penyangga tahun 2028 dan siap untuk menggelar pertandingan cabang olahraga drumband,” jelas Nolik.
Sementara terkait Babak Kualifikasi (BK) PON, Nolik menyebut agenda tersebut direncanakan berlangsung pada 2027. Saat ini, PB PDBI mulai menyusun berbagai program kerja untuk menyongsong tahapan tersebut.
“Pasca-terpilihnya Ketum Baru, serangkaian program kerja periode 2026-2030 mulai disusun, mulai pelantikan pengurus PB dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PDBI demi mematangkan kalender kejuaraan (termasuk BK PON),” tandasnya.