TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR -Hari Raya Idul Adha, Provinsi Kaltara menerima bantuan 7 sapi kurban dari Presiden Prabowo Subianto. 7 sapi kurban disebar ke sejumlah kabupaten dan kota di Kalimantan Utara dengan jenis dan bobot yang berbeda-beda.
Sekretaris Provinsi Kaltara, Denny Harianto mengatakan, 7 sapi kurban bantuan Presiden Prabowo Subianto berasal dari peternak lokal sebagai bentuk pemberdayaan peternak di daerah.
“Kita mendapatkan tujuh ekor sapi. Seluruhnya sapi lokal dari Kaltara, kita berdayakan peternak lokal,” ucap Denny, Selasa (26/5/2026).
Bantu sapi kurban untuk Provinsi Kaltara tersebut diserahkan kepda Masjid Al Amin Desa Wonomulyo Bulungan. Jenis sapi PO dengan bobot kurang lebih 800 Kilogram (Kg).
Baca juga: Plt Wali Kota Ibnu Saud Is Serahkan Bantuan 9 Ekor Sapi Kurban, 1 dari Presiden dan 8 Pemkot Tarakan
Kemudian Tarakan mendapat sapi jenis limosin dengan berat mencapai 1.050 kilogram diserahkan kepada Masih Al-Ukhuwah Islamiyah di wilayah Juwata Krikil.
Kabupaten Bulungan menerima sapi jenis simental dengan bobot 800 kilogram dan diserahkan kepada Masjid Jami' Habib Ahmad Al-Kafh Tanjung Selor Hulu Kampung Arab.
Sementara Kabupaten Tana Tidung menerima sapi jenis PO dengan berat 800 kilogram yang diserahkan kepada Masid Al-Jihad Desa Tideng Pale.
Kabupaten Malinau mendapat sapi limosin dengan berat 700 kilogram yang diserahkan di wilayah Malinau Kota tepatnya pada Masijd Wasiatul Islam.
Sedangkan Kabupaten Nunukan menerima dua ekor sapi bali dengan berat masing-masing 490 kilogram yang ditempatkan di Tanjung Harapan yakni Masjid Al-Kautsar.
Baca juga: Intip Perawatan Mike Tyson, Sapi Bantuan Presiden Prabowo untuk Tarakan, Harga Rp105 Juta
Denny Harianto menyebutkan, bantuan sapi kurban dari Presiden Prabowo menjadi bentuk perhatian pemerintah pusat kepada masyarakat di daerah, khususnya dalam perayaan Idul Adha.
"Kita patut berterima kasih kepada Pemerintah Pusat atas perhatiannya kepada setiap daerah dengan memberikan bantuan sapi kurban ini," ungkapnya.
Selain itu, penggunaan sapi dari peternak lokal juga diharapkan mampu membantu perekonomian masyarakat dan meningkatkan sektor peternakan di Kaltara.
"Kita berharap penggunaan sapi lokal di Kaltara ini bisa menjadi pendongkrak perekonomian juga di Kaltara," tandasnya.
(*)
Penulis : Desi Kartika Ayu