Pengangkatan Kepala Sekolah Karanganyar 2025 Masuk Gelombang Ketiga, Disdikbud Serahkan 55 SK SD
Putradi Pamungkas May 26, 2026 06:20 PM

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Pengangkatan kepala sekolah di Kabupaten Karanganyar kembali dilakukan pada gelombang ketiga tahun 2025.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Karanganyar menyerahkan 55 surat keputusan (SK) pengangkatan kepala sekolah jenjang SD untuk mengisi sejumlah posisi kosong.

Penyerahan SK tersebut digelar di Aula Ki Hajar Dewantoro, Selasa (26/5/2026).

Wabup Karanganyar Minta Kepala Sekolah Bekerja Ikhlas

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Karanganyar Adhe Eliana mengingatkan para kepala sekolah yang baru dilantik agar menjalankan amanah dengan tulus dan penuh tanggung jawab.

“Setelah dilantik niat tulus ikhlas. Jangan merasa terpaksa,” kata Adhe, Selasa (26/5/2026).

Wakil Bupati Karanganyar Adhe Eliana menyerahkan puluhan surat keputusan (SK)
PENGANGKATAN KEPSEK - Wakil Bupati Karanganyar Adhe Eliana menyerahkan puluhan surat keputusan (SK) pengangkatan kepala sekolah jenjang SD dalam acara yang digelar di Aula Ki Hajar Dewantoro, Selasa (26/5/2026). Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Karanganyar menyerahkan 55 surat keputusan (SK) pengangkatan kepala sekolah jenjang SD untuk mengisi sejumlah posisi kosong.

Menurutnya, aparatur pendidikan merupakan bagian dari pemerintah yang memiliki tanggung jawab besar dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di bidang pendidikan.

Karena itu, Adhe meminta para kepala sekolah bekerja dengan sikap positif dan penuh dedikasi.

“Jangan pasang wajah suram, ikhlas melayani,” ungkap Adhe.

Disdikbud Karanganyar Sebut Masih Ada 23 Sekolah Kosong Kepala Sekolah

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbud Karanganyar, Heru Joko Sulistiyono, mengatakan pengangkatan kepala sekolah dilakukan secara bertahap melalui beberapa gelombang.

Pada tahap ketiga ini, Disdikbud menyerahkan 55 SK pengangkatan kepala sekolah dasar.

“Nggih, kan gelombang 1, 2, 3, jadi bertahap,” kata Heru.

Meski demikian, hingga kini masih terdapat 23 sekolah yang belum memiliki kepala sekolah definitif.

Seluruh kekosongan tersebut berada di jenjang sekolah dasar.

“Masih ada 23. Nanti proses pengajuan dari Dewan Pendidikan, Sekwilda, lalu BKN. Ini dinamis terus, nanti akan terus bertambah,” katanya.

Sementara itu, untuk jenjang SMP, seluruh posisi kepala sekolah disebut sudah terisi.

Namun, Heru mengungkapkan kemungkinan akan muncul kekosongan baru pada Juni mendatang akibat pensiun kepala sekolah di SMPN 3 Jatiyoso.

Baca juga: Jelang Tahun Ajaran Baru, Semua Sekolah Karanganyar Ditarget Punya Kepala Sekolah, 39 Orang Dilantik

Kepala Sekolah Belum Bersertifikat Tetap Bisa Menjabat

Heru juga memastikan kepala sekolah yang belum memiliki sertifikat kepala sekolah tetap dapat menjabat secara definitif.

Menurutnya, para kepala sekolah nantinya tetap akan mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) selama masa tugas berlangsung.

Sebagai informasi, Pemerintah Kabupaten Karanganyar telah melakukan mutasi dan pengangkatan sebanyak 135 kepala sekolah jenjang SD dan SMP sejak Maret 2025 untuk mengisi berbagai posisi kosong.

Pada tahap berikutnya, sebanyak 39 kepala sekolah kembali dilantik dan menerima mandat tugas pada April lalu.

"Mereka (kepala sekolah) nantinya akan mengikuti diklat dalam satu periode masa tugas," kata dia.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.