Jelang Libur Idul Adha 2026, Kunjungan Wisatawan Domestik ke Bali Diprediksi Melonjak 15 Persen
Ngurah Adi Kusuma May 26, 2026 06:32 PM

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR — Dinas Pariwisata Provinsi Bali memproyeksikan adanya lonjakan signifikan pada kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) ke Pulau Dewata selama periode libur Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. 

Momentum long weekend yang menyatu dengan cuti bersama ini diyakini akan menjadi magnet kuat bagi pergerakan wisatawan domestik.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, I Wayan Sumarajaya, mengungkapkan bahwa rangkaian hari libur yang berlangsung hingga awal Juni 2026 ini memberikan dampak positif yang besar bagi sektor pariwisata daerah.

"Libur Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah yang bertepatan dengan cuti bersama dan rangkaian hari libur hingga awal Juni 2026 diperkirakan akan meningkatkan kunjungan wisatawan nusantara ke Bali," ujar I Wayan Sumarajaya, Selasa 26 Mei 2026. 

Baca juga: Anggarkan Rp131 Miliar, Museum Taman Perdamaian Bali Mulai di Bangun Pada Lahan Eks  Sari Club Kuta

Sumarajaya menambahkan, persentase kenaikan kunjungan pada libur panjang kali ini diperkirakan berada di angka dua digit. 

Lonjakan tersebut nantinya akan berpusat pada beberapa titik keramaian utama dan sektor-sektor pendukung pariwisata.

"Momentum long weekend ini berpotensi mendorong pertumbuhan kunjungan wisatawan domestik sebesar 10–15 persen dibandingkan akhir pekan biasa, terutama pada daya tarik wisata unggulan, kawasan akomodasi, serta sektor ekonomi kreatif," lanjutnya.

Baca juga: Tuai Keluhan Warga, Tim Gabungan Sambangi Lokasi Jemur Bulu Ayam di Desa Tojan

Antisipasi terhadap lonjakan wisatawan ini pun telah disiapkan oleh pihak otoritas setempat. 

Guna menjaga citra pariwisata Bali tetap kondusif, Pemerintah Provinsi Bali telah bergerak untuk memperkuat sinergi dengan berbagai pihak terkait.

"Pemerintah Provinsi Bali bersama seluruh pemangku kepentingan pariwisata terus melakukan koordinasi guna memastikan kenyamanan, keamanan, dan kualitas layanan bagi wisatawan," pungkas Sumarajaya.

Langkah koordinasi lintas sektor ini diharapkan dapat mengantisipasi potensi kepadatan di sejumlah destinasi favorit serta memastikan libur panjang Idul Adha di Bali berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. (*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.