Pemkot Bogor Sosialisasi PSEL dengan PWI Kota Bogor, Bakal Pakai Sistem Bunker Anti Bau Bawah Tanah
Vivi Febrianti May 26, 2026 08:05 PM

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Pemerintah Kota Bogor menggelar sosialisasi terkait rencana pembangunan tempat Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) bersama PWI Kota Bogor, Selasa (26/5/2026).

Pantauan TribunnewsBogor.com, kegiatan ini dihadiri Wali Kota Bogor Dedie Rachim, pihak DPRD, serta Danantara yang menjelaskan langsung soal PSEL ini.

"Hari ini saya bersama PWI dan juga Danantara dan DPRD menyampaikan sosialisasi, terutama untuk insan pers, para jurnalis dan juga wartawan terkait dengan rencana Kota Bogor untuk membangun PSEL Galuga dan Kayumanis," kata Dedie Rachim kepada wartawan.

Dedie mengatakan bahwa pada prinsipnya Pemkor Bogor akan memberikan yang terbaik dalam pembanguan PSEL ini.

"Danantara juga saya yakin melaksanakan Perpres 109 (penanganan sampah). Jadi ini proyek strategis nasional digagas langsung oleh Pak Presiden Prabowo Subianto," kata Dedie.

"Ini merupakan bagian penting dari solusi kedaruratan sampah yang ada di Indonesia," imbuhnya.

Dedie mengatakan bahwa rencana pembangunan PSEL di dua lahan ini sudah siap 100 persen.

"Dua-duanya secara apa, lahan sudah 100 persen lah, pada prinsipnya sudah 100 % siap. Tinggal nanti groundbreaking dilaksanakan di akhir Juni 2026," katanya.

Dedie pun meminta kepada Kabid, Kepala Dinas Lingkungan Hidup untuk terus melakukan sosialisasi, baik ke masyarakat di seputaran Galuga maupun di Kayumanis.

"Jadi, ini bukan konteksnya adalah mencoba untuk menggagas, tapi ini adalah dalam konteks kita akan segera membangun," katanya 

"Ini tantangannya cukup besar, namun insyaallah ini menjadi solusi terbaik untuk masyarakat bukan hanya Kota Bogor, tetapi Bogor dan sekitarnya," imbuhnya.

Baca juga: Warga Tolak Pengolahan Sampah di Kayumanis, DLH Kota Bogor : Insya Allah dengan Dukungan Media

​Dia mengatakan bahwa bersamaan juga berlangsung pembangunan jalan, serta persiapan untuk IPAL skala kota dari anggaran pusat melalui Kementerian PUPR. 

Kemudian juga pembangunan jalan tol BORR seksi 32.

"Jadi, bukan hanya PSEL saja, ada jalan tol nanti membelah Kayumanis. Ya, kemudian ada juga PSEL, ada IPAL, ada juga rest area. Jadi, memang dalam satu kawasan semuanya tujuannya untuk kebaikan masyarakat Bogor dan sekitarnya," kata Dedie.

Terpantau, dalam pemaparan dari Maulana, perwakilan Danantara, PSEL ini nanti memiliki fasilitas bungker sistem anti bau yang berada di 10 meter di bawah tanah yang kedap udara.

Air dari sampah di bunker juga akan dimasukan ke proses water sistem agar kembali bersih, sehingga air sampah yang kotor dan bau tidak dibiarkan langsung mengalir ke sungai.

Selain itu, akan dibangun pula lapangan parkir khusus untuk truk-truk sampah.

Di sekitarnya, dilengkapi pula area olahraga, tempat nongkrong warga dan lain-lain yang akan tetap menjadi kawasan hijau.

PSEL ini juga dikatakan, dengan 1.000 ton sampah bisa menghasilkan 350.000 kWh listrik.

Jika itu menggunakan batu bara, maka bisa menghabiskan 40.000 ton batu bara, artinya setiap 1.000 ton sampah di PSEL ini bisa menghemat 40.000 ton batu bara yang bisa habis stoknya suatu hari nanti.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.