TRIBUNJAKARTA.COM, CENGKARENG - Perjalanan Commuter Line (KRL) lintas Duri menuju Tangerang mengalami gangguan pada Selasa (26/5/2026) sore.
Kereta dengan nomor lambung No. 1978A tiba-tiba terhenti dan mogok tepat di tengah perlintasan sebidang kawasan Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat.
Salah seorang penumpang, Novi (30), menceritakan detak-detik mencekam saat kereta yang ditumpanginya mendadak mati total sekitar pukul 17.00 WIB, tepat di jam pulang kerja.
Ia berada di kereta tersebut dalam perjalanan pulang kerja menuju rumahnya di Tangerang.
"Tadi dari sekitar jam 5-an mogoknya," ujar Novi dari dalam gerbong yang kondisi pintunya sudah terbuka.
Karyawan swasta itu mengaku sempat bingung harus berbuat apa karena kondisi di dalam gerbong cukup pengap dengan lampu yang berulang kali hidup lalu mati total.
Namun, ia memilih tetap bertahan di gerbong ketimbang turun lantaran arus lalu lintas di lokasi juga macet total.
"Tungguin aja udah ampe nyala lagi," tuturnya.
Pantauan di lokasi hingga pukul 18.40 WIB, kereta tersebut masih belum berjalan.
Akibatnya, sebagian penumpang yang jenuh memilih nekat turun dari gerbong, sementara sebagian lainnya memilih bertahan di dalam kereta yang gelap.
Mogoknya KRL di tengah perlintasan sebidang ini otomatis membuat palang pintu kereta ke arah Jalan Daan Mogot maupun arah sebaliknya tertutup rapat.
Kemacetan panjang pun tak terhindarkan. Banyak pengendara motor dan mobil yang terpaksa putar balik mencari jalur alternatif.
Namun, tidak sedikit pula warga dan pengendara yang memilih parkir di depan palang untuk menyaksikan peristiwa tersebut dari dekat.
Situasi sempat mencekam saat beberapa kereta dari arah berlawanan yakmi dari Tangerang menuju Duri melintas.
Kereta-kereta tersebut terpaksa melambatkan lajunya karena banyaknya warga dan penumpang yang menyemut di sekitar rel.
Setelah hampir dua jam telantar, kereta akhirnya baru bisa kembali berjalan pada pukul 18.50 WIB.
Merespons insiden tersebut, pihak KAI Commuter langsung menyampaikan permohonan maaf.
Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, mengonfirmasi bahwa gangguan sarana pada Commuter Line No. 1978A relasi Duri – Tangerang ini terjadi pada pukul 17.05 WIB di jalur hulu petak jalan antara Stasiun Duri dan Stasiun Rawa Buaya.
"Atas gangguan tersebut berdampak pada Listrik Aliran Atas (LAA) yang harus dipadamkan sehingga jalur hulu Duri- Rawabuaya belum dapat dilalui," kata Leza dalam keterangan resminya, Selasa (26/5/2026).
Leza menambahkan, petugas gabungan langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan cepat dan menormalisasi jalur.
"Commuter Line No. 1978A akan digandeng dengan Commuter Line No. 1980A menuju jalur tiga Stasiun Rawabuaya untuk pemeriksaan lebih lanjut," jelasnya.
Akibat proses evakuasi dan pemadaman listrik aliran atas tersebut, sejumlah perjalanan Commuter Line lintas Duri- Tangerang mengalami penyesuaian operasional dan keterlambatan.
Pihak KAI Commuter mengimbau kepada seluruh penumpang untuk tetap tenang, mengikuti arahan petugas di lapangan, dan selalu mengutamakan keselamatan.
"Untuk informasi update secara berkala melalui akun resmi media sosial @commuterline dan aplikasi C-Access serta call center 121," tutup Leza.
Baca juga: Commuter Line Basoetta Alami Kelambatan 60 Menit Imbas Gangguan KRL lintas Duri-Tangerang
Baca juga: Kecelakaan KRL Telan Korban Jiwa, Pengamat Ingatkan Pemerintah: Jangan Sunat Anggaran Keselamatan