Pesta Jamie Vardy! Legenda Leicester Bidik ‘Dongeng’ Kembali ke Premier League di Usia 39 Tahun Setelah Terdegradasi dari Serie A Bersama Cremonese
Agus Firmansyah May 27, 2026 10:56 AM

Mantan penyerang timnas Inggris dan Leicester City, Jamie Vardy, tengah mengincar comeback sensasional ke Premier League pada usia 39 tahun. Setelah menjalani satu musim di Serie A yang berakhir dengan degradasi bersama Cremonese, penyerang veteran tersebut kini mempertimbangkan berbagai opsi. Meski usianya tak lagi muda, Vardy yakin dirinya masih mampu memberikan pengaruh di kasta tertinggi sepak bola Inggris, dengan sejumlah klub dikabarkan mulai memantau ketersediaannya.

Akhir dari petualangan di Italia

Menurut laporan Daily Mail, Vardy siap mengakhiri masa baktinya di Italia lebih cepat setelah Cremonese terdegradasi ke Serie B. Pemain berusia 39 tahun itu bergabung dengan klub asal Lombardy tersebut secara bebas transfer pada September 2025, memulai tantangan baru setelah meninggalkan Leicester City. Cremonese menjalani musim yang sulit, hanya mengumpulkan 34 poin dari delapan kemenangan, 10 hasil imbang, dan 20 kekalahan. Meski bermain di salah satu liga dengan pertahanan paling ketat di Eropa, Vardy tetap menunjukkan kualitasnya dengan mencetak tujuh gol dan tiga assist dalam 29 penampilan Serie A, menghabiskan total 2.108 menit di lapangan. Catatan tersebut termasuk satu gol istimewa ke gawang Juventus, bukti bahwa insting tajamnya di depan gawang masih belum pudar.

Masih ada urusan yang belum selesai di Inggris

Vardy sebenarnya memiliki opsi untuk memperpanjang kontraknya di Lombardy selama satu musim lagi, namun degradasi klub membuatnya ingin kembali ke tanah kelahirannya. Sejumlah klub Premier League dikabarkan mulai menjajaki kemungkinan merekrutnya, menyadari bahwa sang penyerang senior masih bisa menjadi aset penting. Vardy memiliki catatan luar biasa di Inggris, dengan torehan 145 gol dan 50 assist dalam 342 pertandingan Premier League. Secara keseluruhan, ia tampil 500 kali untuk Leicester di semua kompetisi, mencetak 200 gol dan menyumbang 71 assist. Perjalanan kariernya yang ikonik dimulai ketika ia datang dari Fleetwood pada 2012, kemudian mengantarkan Leicester menjuarai Premier League pada 2016 dan menjadi pemain tertua yang pernah memenangkan penghargaan Sepatu Emas.

Babak terakhir dari karier pemain sarat prestasi

Selama masa emasnya di Stadion King Power, penyerang tersebut berhasil mengumpulkan banyak trofi bergengsi. Koleksi gelarnya mencakup gelar liga bersejarah tahun 2016, Piala FA 2021, Community Shield, serta dua gelar juara divisi dua Inggris. Ia juga sempat meraih penghargaan bergengsi sebagai Pemain Terbaik Tahun Ini. Saat meninggalkan Inggris musim panas lalu, Vardy sebenarnya menerima sejumlah tawaran menggiurkan, termasuk pendekatan serius dari Feyenoord, namun ia memilih tantangan baru di Italia. Kini, dengan pengalaman luar biasa dan semangat juangnya yang tak pernah padam, Vardy kembali menjadi incaran banyak klub. Pada usia 33 tahun dan 197 hari, ia bahkan sempat membuktikan usia hanyalah angka dengan menjadi top skor berkat 23 golnya.

Apa langkah selanjutnya bagi sang penyerang legendaris?

Vardy kini akan menimbang dengan cermat berbagai pilihan menjelang dibukanya bursa transfer musim panas. Sejumlah klub Premier League diperkirakan akan segera mengadakan pembicaraan dengan perwakilannya dalam beberapa minggu ke depan untuk mengamankan tanda tangannya dalam kontrak jangka pendek. Para penggemar tentu menantikan klub mana yang akan memberikan kesempatan terakhir bagi sang ikon untuk kembali bersinar di panggung tertinggi sepak bola Inggris.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.