Xi'an (ANTARA) - Di dalam Pameran Internasional Jalur Sutra (Silk Road International Exposition) ke-10, karpet berornamen, kerajinan tangan yang indah, dan minyak esensial menarik pengunjung yang terus berdatangan. Di dekatnya, seorang penjual asal Iran terlihat melakukan siaran langsung (livestreaming) untuk mempromosikan produk kepada pembeli di China melalui sebuah aplikasi perdagangan elektronik (e-commerce).
Bagi peserta pameran asal Iran bernama Mahdi Barid Olyaei, pameran tersebut tidak hanya merepresentasikan pameran dagang. Menghadiri ajang tersebut di Xi'an, Provinsi Shaanxi, China barat laut, untuk kedua kalinya, dia membawa lini produk yang lebih beragam.
"Kami sebelumnya lebih banyak bekerja sama dengan para mitra di China timur. China barat merupakan pasar baru bagi kami. Kami berharap dapat lebih memahami kebiasaan konsumsi lokal dan memperluas kehadiran kami dengan terhubung langsung dengan pembeli serta menemukan lebih banyak mitra grosir melalui pameran ini," kata Olyaei.
Antusiasme Olyaei juga diungkapkan oleh banyak peserta internasional lainnya. Pameran lima hari yang berakhir pada Senin (25/5) itu menarik hampir 200 perusahaan asing dari 64 negara dan kawasan. Banyak yang memiliki pandangan serupa, yaitu bahwa pameran ini menjadi pintu masuk menuju pasar yang berkembang pesat di China barat.
Mencakup 72 persen area daratan China dan menjadi rumah bagi 27 persen penduduknya, China barat semakin menonjol sebagai area baru keterbukaan. Momentum ini didukung oleh layanan kereta barang China-Eropa serta Koridor Perdagangan Darat-Laut Internasional Baru, yang sama-sama meningkatkan konektivitas regional.
Pada kuartal pertama tahun ini, kereta barang China-Eropa yang berangkat dari dan menuju Xi'an menyelesaikan 1.631 perjalanan, naik 7,4 persen secara tahunan (year on year/yoy), mencakup hampir 30 persen dari total nasional keseluruhan. Sementara itu, waktu pengiriman telah dipersingkat secara signifikan, dengan kereta tercepat mencapai Jerman hanya dalam 10 hari dan Asia Tengah hanya dalam 5 hari.
Selain memfasilitasi perdagangan, peningkatan konektivitas memungkinkan penyedia logistik, produsen, dan operator pelabuhan membangun rantai industri yang lebih terintegrasi serta berbagi peluang pembangunan.
Menurut Evgenii Nikitin, CEO raksasa aluminium Rusal dari Rusia, perusahaan tersebut telah mendirikan cabang di Xi'an karena kota itu kini menangani lebih dari 40 persen pengiriman aluminium perusahaan tersebut via kereta ke China
Perusahaan asing juga dapat menemukan segmen di China barat, memanfaatkan keunggulan sumber daya yang beragam dan ekosistem industri yang sehat di daerah tersebut. Di area pameran Sichuan pada ajang tersebut, sebuah satelit optik beresolusi tinggi yang dikembangkan oleh Huantian Wisdom Technology Co., Ltd., menjadi sorotan.
Dengan resolusi spasial 0,5 meter, satelit ini berfungsi seperti kamera di luar angkasa, menyediakan data geografis terperinci untuk pemantauan lahan pertanian, perlindungan ekologi, dan pencegahan bencana.
"Para pejabat Uzbekistan tertarik untuk memanfaatkan kerangka kerja layanan kami guna menyediakan data satelit dan solusi teknis bagi negara mereka," ujar Ji Muye, kepala divisi bisnis internasional perusahaan tersebut.
Daya tarik yang terus meningkat ini semakin diperkuat oleh dukungan kebijakan. Katalog China yang telah direvisi terkait industri yang didorong untuk investasi asing, yang mulai berlaku pada Februari, menegaskan komitmen negara tersebut untuk menarik investasi global di berbagai sektor utama seperti manufaktur mutakhir dan pembangunan hijau, dengan fokus khusus pada China tengah, barat, dan timur laut.
Di tingkat lokal, pemerintah daerah juga menyesuaikan prioritas investasi asing agar selaras dengan keunggulan industri masing-masing sembari menjajaki berbagai peluang di sektor-sektor emerging. Sebagai contoh, Chongqing di China barat daya mendorong penelitian, pengembangan, dan manufaktur mesin pertanian skala kecil dan menengah yang sesuai dengan medan pegunungan, sementara Provinsi Guizhou telah memperluas dukungan untuk perangkat keras dan perangkat lunak infrastruktur komputasi.
Pan Yuanyuan, seorang peneliti di Institut Ekonomi dan Politik Dunia Akademi Ilmu Sosial China (Chinese Academy of Social Sciences/CASS), menyebutkan perbedaan kebutuhan antara China timur dan barat menciptakan peluang yang beragam bagi perusahaan-perusahaan asing.
"Perusahaan dengan keunggulan yang berbeda dapat menemukan segmen pasar yang sesuai, dan ceruk pasar (niche) yang sangat terspesialisasi kerap menyimpan berbagai peluang bisnis yang tak terduga," tuturnya.





