Atasi Kekeringan, Pemkab Pasuruan Siapkan 2.172 Sambungan Air Bersih Gratis di 21 Desa
Sudarma Adi May 27, 2026 01:24 PM

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Galih Lintartika

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN – Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Pasuruan mulai mematangkan program penyediaan air bersih gratis bagi masyarakat di wilayah rawan kekeringan.

Tahun 2026 ini, sebanyak 2.172 Sambungan Rumah (SR) air bersih disiapkan untuk warga di 21 desa yang selama ini mengalami kesulitan mendapatkan akses air layak.

Program tersebut menjadi salah satu perhatian serius Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo, dalam menjawab persoalan krisis air bersih yang hampir setiap tahun dikeluhkan masyarakat, terutama saat musim kemarau.

Baca juga: Olah TKP Kecelakaan Rombongan DPR RI di Tol Pasuruan-Probolinggo, Dugaan Awal Sopir Mengantuk

Prioritas Bupati untuk Wilayah Rawan Kekeringan

Saat ini, dinas telah melakukan identifikasi dan pendataan di sejumlah desa prioritas untuk memastikan bantuan benar-benar tepat sasaran dan menyentuh warga yang membutuhkan.

Plt Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Pasuruan Susanti Adi Peni mengatakan, program SR gratis tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah memperluas layanan dasar masyarakat, khususnya kebutuhan air bersih.

“Pada tahun 2026 ini, sesuai arahan Bapak Bupati Pasuruan, akan digulirkan sebanyak 2.172 sambungan rumah gratis yang tersebar di 21 desa rawan air bersih,” kata Susanti, Selasa (27/5/2026).

Santi, sapaan akrabnya menjelaskan, anggaran program berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU).

Menurutnya, bantuan tersebut menjadi langkah konkret pemerintah daerah dalam memperkuat pelayanan dasar masyarakat di wilayah yang selama ini kesulitan air bersih.

Beberapa desa yang masuk prioritas program diantaranya Desa Watulumbung dan Desa Bulukandang di Kecamatan Lumbang.

Baca juga: Sosok dan Profil 6 Wali Kota Pasuruan Pascareformasi, Ada Tokoh NU dan Aktivis hingga Mantan Menteri

Untuk Desa Watulumbung dialokasikan sebanyak 863 sambungan rumah, sedangkan Desa Bulukandang mendapat 236 sambungan rumah.

Selain itu, program juga menyasar Desa Kenep di Kecamatan Beji, Desa Podokoyo Kecamatan Tosari, Desa Sibon dan Kedawung di Kecamatan Puspo.

Desa Klorokan Kecamatan Kejayan, hingga Desa Tambaksari Kecamatan Purwodadi.

“Wilayah-wilayah itu memang menjadi daerah yang cukup rawan mengalami kesulitan air bersih,” jelasnya.

Tak hanya fokus pada sambungan rumah, Pemkab Pasuruan juga menyiapkan pembangunan sanitasi komunal dan fasilitas MCK gratis di sejumlah pondok pesantren.

Diantaranya Pondok Pesantren Annajah Podokaton Gondangwetan serta Pondok Pesantren Darul Ulum Karangpandan Rejoso.

Santi menambahkan, untuk mendukung kelancaran distribusi air bersih, pasokan air baku nantinya berasal dari beberapa sumber.

Mulai mata air, sumur bor, hingga dukungan dari PDAM Giri Nawa Tirta.

“Dengan dukungan beberapa sumber air itu, kami berharap distribusi air bersih ke masyarakat bisa berjalan lancar dan berkelanjutan,” pungkasnya.  

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.