SRIPOKU.COM, PALEMBANG — TVRI Sumatera Selatan (Sumsel) memastikan masyarakat dapat menikmati seluruh rangkaian pertandingan Piala Dunia FIFA 2026 secara gratis melalui siaran televisi digital selama 38 hari penuh.
Sebagai official broadcaster, TVRI Sumsel juga memfasilitasi puluhan titik nonton bareng (nobar) resmi yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Sumsel.
Katim PP Program TVRI Sumsel sekaligus Koordinator Event Bola Gembira 2026 TVRI Sumsel, M. Ridhwan Rivai mengatakan, kehadiran TVRI merupakan bentuk peran negara agar seluruh masyarakat dapat menikmati pesta sepak bola terbesar dunia tersebut.
"Negara hadir untuk rakyat. Masyarakat bisa menonton Piala Dunia selama 38 hari dan TVRI menjadi official broadcaster FIFA World Cup 2026," kata Ridhwan saat diwawancarai di TVRI Sumsel, Selasa (26/5/2026).
Ia menjelaskan, pertandingan Piala Dunia 2026 dapat disaksikan melalui TVRI Nasional dan TVRI Sport menggunakan antena luar tanpa biaya berlangganan.
Perhelatan akbar ini berlangsung mulai 11 Juni hingga 19 Juli 2026.
Laga pembuka akan digelar di Meksiko pada 11 Juni 2026 pukul 11.00 waktu setempat atau sekitar pukul 00.00 WIB. Sedangkan partai penutup dijadwalkan berlangsung di Amerika Serikat.
Menurut Ridhwan, untuk pembukaan, TVRI nasional akan menayangkan secara umum, sementara TVRI Sumsel menggelar nonton bareng khusus di daerah.
Namun, ia menegaskan terdapat perbedaan aturan antara masyarakat yang menonton di rumah dengan kegiatan nonton bareng.
"Kalau masyarakat nonton di rumah tidak berbayar. Tapi untuk nobar ada kategori komersial dan non-komersial," ujarnya.
TVRI Sumsel mencatat hingga saat ini terdapat 26 lokasi nobar yang tersebar di Sumatera Selatan.
Sebagian besar masuk kategori non-komersial, sementara satu lokasi komersial telah resmi terdaftar yakni Hotel Aryaduta Palembang.
Adapun daftar titik nobar tersebar di sejumlah daerah seperti Kabupaten Ogan Komering Ilir, Musi Banyuasin, Empat Lawang, Musi Rawas, Ogan Ilir, PALI, Lubuklinggau, Prabumulih hingga Kota Palembang.
Beberapa lokasi di antaranya Pendopo Kabupaten OKI, Plaza Kuliner Taman Segitiga Emas Kayuagung, Balai RT 67 Palembang, Stadion Bumi Sriwijaya, Creative Hub TVRI Sumsel, Alun-alun Merdeka Lubuklinggau hingga Pendopo Bupati PALI.
"Untuk lokasi komersial, Hotel Aryaduta Palembang melalui area Aryaduta Palembang (RJ's Bar) menjadi lokasi yang telah mendapatkan lisensi resmi," katanya.
Ridhwan menjelaskan pihak penyelenggara nobar wajib melakukan pendaftaran melalui sistem barcode. Dalam proses registrasi terdapat pilihan kategori komersial maupun non-komersial.
Bagi kategori komersial dikenakan tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp 10 juta untuk satu lokasi selama penyelenggaraan Piala Dunia berlangsung.
"Dengan lisensi itu bisa digunakan selama 38 hari dengan total 104 pertandingan," katanya.
Saat mendaftar, penyelenggara juga diminta mengisi sejumlah data, seperti kapasitas penonton, aktivitas penjualan makanan dan berbagai informasi lainnya.
Ia menegaskan pentingnya registrasi tersebut karena pelanggaran aturan dapat berujung sanksi berat.
"Kalau sewaktu-waktu dicek ternyata nobarnya komersial tetapi tidak terdaftar, bisa kena denda dan dendanya bisa miliaran rupiah," tegasnya.
Ia menjelaskan setiap lokasi resmi akan memperoleh sertifikat QR Code lisensi yang wajib dicetak dan ditempel di area nobar.
"Satu lokasi satu lisensi. Jadi kalau satu lisensi dipakai untuk banyak tempat juga akan ketahuan," ujarnya.
Selain itu, TVRI Sumsel juga menggelar nobar rutin setiap hari di Creative Hub TVRI Sumsel bagi masyarakat yang ingin menikmati pertandingan bersama.
TVRI juga menyiapkan solusi bagi daerah yang masih mengalami blank spot siaran televisi. Beberapa wilayah yang telah mengajukan bantuan di antaranya kawasan OKU Raya, Baturaja, OKU Selatan dan OKU Timur.
Daerah tersebut nantinya cukup menyiapkan televisi dan parabola, sementara kartu receiver akan difasilitasi TVRI Sumsel.
"Sekarang masih pemantapan bersama Dispora masing-masing daerah," katanya.
Pendaftaran nobar skala besar dibuka hingga 7 Juni 2026. Masyarakat atau penyelenggara yang ingin mendaftar harus membuat akun, melakukan verifikasi OTP WhatsApp, memilih kategori tempat nobar, mengisi data lokasi hingga memperoleh QR Code lisensi resmi.
TVRI berharap seluruh masyarakat Sumsel dapat menikmati euforia Piala Dunia secara aman, legal dan merata hingga pelosok daerah.