TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya membeli puluhan sapi dalam perayaan Iduladha 1447 hijriah.
Seskab membeli 35 ekor sapi besar dari peternak lokal di Boyolali, Jawa Tengah untuk kemudian disalurkan melalui pegawai kantornya.
Sapi yang dibeli diantaranya berjenis Simmental dan Limosin. Ada juga sapi peranakan Ongole. Sapi sapi tersebut memiliki berat rata rata 1 ton
Salah seorang peternak Boyolali, Aditya mengaku tidak menyangka semua sapi miliknya dibeli oleh Seskab. Awalnya ia mendapat informasi apabila Seskab Teddy mencari sapi untuk kurban. Ia lantas menawarkan sapi miliknya.
"Kebetulan dapet info kalau Pak Seskab lagi butuh sapi ya, terus sapi saya memang diborong semua," kata Aditya, Rabu (27/5/2026).
Tidak hanya sapi milikya, Aditya menuturkan sapi milik tetangganya juga ikut diborong. Sapi milik tetangga dibeli setelah dititipkan kepadanya karena mengetahui Seskab sedang mencari sapi.
"Tetangga pada heran, sapi saya pada diborong semua. Terus tetangga itu istilahnya kayak mereka pada nitip lah, siapa tahu saya coba tawarkan juga kan," katanya.
Menurut Aditya, sapi miliknya dan tetangga masuk kriteria sapi yang dicari Seskab mulai dari bobot hingga kesehatan.
"Nah ternyata masuk juga. Alhamdulillah,“ katanya.
Sumbangan hewan kurban ke Istiqlal
Menteri Agama, Nasaruddin Umar mengungkapkan sejumlah tokoh hingga institusi lintas agama turut menyerahkan hewan kurban ke Masjid Istiqlal untuk Iduladha 1447 Hijriah.
Selain Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri juga ikut menyumbangkan hewan kurban.
“Dari Ibu Mega juga nyumbang, besar sekali juga,” kata Nasaruddin di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Rabu (27/05/2026).
Nasaruddin mengatakan, bantuan hewan kurban juga datang dari sejumlah institusi, termasuk Gereja Katedral dan Hotel Borobudur.
“Ada juga tetangga kita Katedral itu ya, juga menyumbangkan sapinya, besar juga,” ujar Nasaruddin.
“Tetangga kita Hotel Borobudur misalnya kan, itu 25 ekor setiap tahun itu ya. Sapinya gede-gede semuanya,” lanjut dia.
Menurut Nasaruddin, momentum Iduladha bukan hanya soal penyembelihan hewan kurban sesuai syariat Islam.
Namun juga menjadi sarana bantuan sosial bagi masyarakat.
“Untuk melakukan bantuan sosial berupa daging hewan, memang yang paling baik dalam agama Islam itu adalah hari raya Idul Kurban ini,” ucap Nasaruddin.