Antrian Mengular hingga 2 KM Dari Pelabuhan Gilimanuk, Didominasi Mobil Logistik dan Pribadi
Aloisius H Manggol May 27, 2026 03:03 PM

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Antrian kendaraan masih mengular di jalur nasional atau hingga ke luar Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Rabu 27 Mei 2026 siang.

Sebab, peningkatan volume terjadi sejak beberapa hari lalu karena arus mudik hari raya. Untuk sementara, kendaraan yang mengantri didominasi oleh kendaraan logistik yang hendak menuju Pelabuhan Ketapang. Untuk sementara kendaraan besar dialihkan ke terminal kargo.

Disisi lain, lintasan Ketapang–Gilimanuk  menunjukkan pertumbuhan trafik positif. Pada arus berangkat, kenaikan tercatat berkisar antara 13,5 persen hingga 36,1 persen, sedangkan arus balik meningkat sekitar 22,3 persen hingga 24 persen.

Kondisi tersebut menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat antarwilayah yang terus tumbuh seiring meningkatnya aktivitas perjalanan dan pariwisata domestik.

Baca juga: Pelindo Pelabuhan Benoa Bali Salurkan Hewan Kurban 7 Sapi dan 26 Kambing Untuk Masyarakat

Sepanjang Mei 2026, momentum libur panjang mulai dari Hari Buruh hingga Kenaikan Yesus Kristus tercatat mendorong peningkatan trafik yang cukup signifikan pada lintasan strategis ASDP. Pada periode long weekend kali ini, ASDP memprediksi puncak kepadatan tertinggi akan terjadi pada 25–26 Mei 2026.

"Beberapa hari belakangan ini atau menjelang Hari Raya Idul Adha, kendaraan memang meningkat drastis dibandingkan hari normal," jelas Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, AKP Gusti Kade Alit Murdiasa saat dikonfirmasi, Rabu 27 Mei 2026.

Baca juga: Turun, Harga Emas Batangan Hari Ini 27 Mei 2026 di Galeri24 Bali, Emas 2 Gram Rp5.481.000

Dia menyebutkan, saat ini antrian kendaraan sudah hampir menyentuh SPBU Gilimanuk atau sekitar 2 kilometer dari gate Pelabuhan Gilimanuk. Petugas Unit Lantas Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk serta personel PJR Ditlantas Polda Bali juga dikerahkan untuk melakukan pengaturan lalulintas di lapangan. Diharapkan, penyesuaian operasional di lintas Ketapang-Gilimanuk bisa dimaksimalkan untuk meminimalisir antrian kendaraan yang hendak menuju Pulau Jawa.


"Informasinya masih ada penyesuaian di Penyeberangan. Sekarang sudah mulai masuk ke gate pelabuhan. Semoga segera terurai," ungkapnya.


Karena antrian yang panjang, kata dia, untuk sementara kendaraan logistik berukuran besar kita alihkan ke terminal kargo agar jalur nasional bisa lebih lancar. Ketika sudah landai, kendaraan logistik diarahkan menuju Dermaga LCM Pelabuhan Gilimanuk. 


"Astungkara berjalan lancar. Personel kita sudah atensi di lapangan dan kami harap aktivitas pnyeberangan juga lancar," tandasnya.


Sementara itu, ASDP menyiapkan 28 hingga 33 kapal operasional yang disesuaikan dengan tingkat kepadatan pada masing-masing lintasan. Selain itu, perusahaan juga mengoptimalkan delaying system di sejumlah titik buffer zone untuk mengatur distribusi kendaraan menuju pelabuhan agar antrean tetap terkendali.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.