‘Anak Ini Memang Istimewa’: Performa Gemilang Eli Junior Kroupi Bersama Bournemouth Bikin Klub-Klub Elite Eropa Siaga
Budi Santoso May 27, 2026 04:42 PM

Hanya sedikit pemain yang mampu melompat dari divisi kedua Prancis ke Liga Primer Inggris dengan begitu mulus seperti yang dilakukan Eli Junior Kroupi untuk AFC Bournemouth.


Kedatangan remaja asal Prancis itu pada musim panas lalu tidak banyak menarik perhatian, terutama karena kepindahannya dari klub rekanan Bournemouth, FC Lorient, sudah disepakati sebelumnya.


Kroupi direkrut setelah menjalani musim terobosan besar di Prancis, mencatat sembilan gol dan dua asis untuk calon juara Ligue 2 selama paruh pertama musim 2024/25.


Setelah kepindahannya ke Liga Primer dikonfirmasi, performa mencetak gol Kroupi justru semakin meningkat — ia mencetak 13 gol dalam 13 penampilan dan membawa Lorient kembali ke kasta tertinggi.


Sejak tiba di Inggris, Kroupi sempat kurang mendapat sorotan, mungkin karena tidak dianggap sebagai ‘pemain baru’ dalam arti sebenarnya.


Namun, empat gol dari hanya delapan tembakan dalam 165 menit pertamanya di liga mengubah persepsi itu sepenuhnya. Kini, semua orang mulai memperhatikannya.


Pemain berusia 19 tahun ini dikenal sebagai penyerang yang sangat efisien, mampu memadukan kekuatan dan akurasi tendangan dengan sempurna.


Ia mampu mengubah peluang bagus menjadi peluang emas, dan peluang emas menjadi tembakan yang mustahil dihentikan kiper.


Gol Kroupi melawan Nottingham Forest dalam kemenangan 2-0 Bournemouth pada bulan Oktober menjadi contoh khas gaya bermainnya — menempatkan bola tepat di sudut gawang sehingga kiper tidak punya banyak kesempatan untuk menepisnya.


Performa luar biasa ini bukan kali pertama Kroupi mencicipi sepak bola kasta tertinggi. Dua musim lalu, ia sudah tampil di Ligue 1 sebagai pemain berusia 17 tahun untuk tim Lorient yang kekurangan pemain, dan berhasil mencetak lima gol.


Lalu, bagaimana mungkin klub-klub besar melewatkan remaja Prancis senilai £12 juta ini, yang mencetak 22 gol dalam 30 pertandingan untuk juara Ligue 2 musim lalu?


Rubrik lama FourFourTwo bertajuk ‘The Boy’s A Bit Special’ telah ada sejak edisi pertama majalah tersebut, menyoroti para pemain muda terbaik di Inggris maupun luar negeri.


Mulai September 2025, rubrik ini mengalami pembaruan. Pakar sepak bola usia muda Joe Donnohue kini menulis profil empat remaja setiap bulan, menjelaskan mengapa mereka, seperti kata judulnya, memang agak istimewa.


Jawaban dari kisah Kroupi terletak pada model multi-klub yang dijalankan Bournemouth.


Lorient merupakan bagian dari jaringan kepemilikan Bill Foley bernama Black Knight Football and Entertainment. Foley, seorang pengusaha kaya asal Amerika Serikat, menggantikan direktur olahraga sebelumnya, Richard Hughes — yang kini bekerja di Liverpool — dengan Tiago Pinto pada awal musim lalu. Eksekutif asal Portugal itu kemudian memimpin proses pembangunan ulang skuat Andoni Iraola, dan Kroupi diharapkan menjadi bagian penting dari proyek tersebut dalam waktu dekat.


Tidak diragukan lagi, akuisisi Bournemouth terhadap Kroupi kemungkinan besar tidak akan terjadi tanpa kepemilikan minoritas Foley di Lorient.


Bagi klub yang telah mencatatkan prestasi mengesankan di Liga Primer sepanjang tahun 2025, penemuan terbaru ini bisa menjadi aset besar berikutnya, terutama ketika Kroupi mulai menarik minat dari klub-klub besar Eropa.


Ayah Kroupi, yang juga bernama Eli, merupakan rekan setim pelatih Sunderland saat ini, Regis Le Bris. Pelatih asal Prancis itu pula yang memberikan debut profesional kepada Kroupi muda di Lorient.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.