Era Digital Jadi Kunci Pelayanan Publik, Toto Suharto: Teknologi Harus Dimanfaatkan dengan Baik
Dwi Yansetyo Nugroho May 28, 2026 09:11 AM

Laporan Kontributor Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM- Politisi PAN Jawa Barat, Toto Suharto, mengajak masyarakat serta penyelenggara pemerintahan untuk meningkatkan kualitas informasi di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital dan media sosial yang kini menjadi ruang terbuka penyebaran informasi.

Menurut Toto, perkembangan teknologi digital sudah menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat sehingga harus dimanfaatkan secara positif, terutama dalam pelayanan publik.

“Sehubungan kemajuan teknologi berbasis digital sudah menjadi bagian kebutuhan masyarakat. Tentu hal itu harus dapat dimanfaatkan dengan baik, seperti memberikan informasi pelayanan sebagai penyelenggara pemerintah,” ujar Toto saat menghadiri kegiatan di Kecamatan Japara, Rabu (27/5/2026).

Baca juga: Sempat Dikira Dibacok, Pemuda Bersimbah Darah di Cirebon Ternyata Alami Kecelakaan

Ia menilai, teknologi digital dapat menjadi sarana efektif untuk menyampaikan informasi yang akurat sekaligus menangkal penyebaran hoaks di media sosial.

“Teknologi pasti dapat diandalkan sebagai media sebaran informasi dan menjawab kenyamanan warganet saat membutuhkan informasi pasti alias tidak hoax,” katanya.

Selain itu, Toto juga menyoroti penerapan teknologi digital dalam pelaksanaan Pilkades serentak di Jawa Barat. Menurutnya, sistem digital mampu mengurangi antrean panjang pemilih saat proses pencoblosan berlangsung.

Baca juga: Sempat Dikira Dibacok, Pemuda Bersimbah Darah di Cirebon Ternyata Alami Kecelakaan

“Pengalaman Pilkades di Indramayu, digital masuk dalam pelaksanaan pencoblosan, sehingga warga atau pemilih tidak harus menunggu antrean panjang untuk masuk ke bilik suara,” ucapnya.

Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Kuningan bersama Otoritas Jasa Keuangan Cirebon terus memperkuat program pemberdayaan desa dan peningkatan ekonomi masyarakat melalui Program PINTAR (Peningkatan Inklusi Keuangan untuk Pemerataan Ekonomi Rakyat).

Baca juga: Sempat Dikira Dibacok, Pemuda Bersimbah Darah di Cirebon Ternyata Alami Kecelakaan

Program tersebut menjadikan Desa Paninggaran sebagai proyek percontohan karena dinilai memiliki potensi ekonomi lokal yang besar, meski masih membutuhkan penguatan ekosistem usaha dan akses layanan keuangan.
 
 
 
 
 
 
 
 

 

 


 
 
 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.