WFH Diperpanjang hingga Dua Bulan, Pemerintah Klaim Pemakaian Pertalite Menurun
Tim TribunTrends May 28, 2026 12:38 PM

TRIBUNTRENDS.COM -- Pemerintah resmi memutuskan memperpanjang kebijakan bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH) selama dua bulan ke depan. Keputusan tersebut diambil setelah pemerintah menilai kebijakan WFH efektif menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM), khususnya Pertalite.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan hasil evaluasi pemerintah menunjukkan adanya penurunan penggunaan Pertalite selama kebijakan WFH diterapkan.

“Kita evaluasi terkait WFH dalam dua bulan dan terlihat hasilnya cukup baik, di mana juga terjadi penurunan penggunaan Pertalite di bulan April mendekati 9 persen. Jadi hasilnya cukup baik, dan oleh karena itu tadi diputuskan untuk dilanjutkan,” ujar Airlangga di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Selasa (26/5/2026).

Menurut Airlangga, perpanjangan kebijakan WFH merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk menjaga efisiensi konsumsi energi nasional. Selain itu, kebijakan tersebut juga menjadi salah satu langkah pemerintah dalam mendukung stimulus ekonomi pada kuartal II tahun 2026.

Pemerintah menilai pola kerja fleksibel dapat membantu mengurangi mobilitas masyarakat sehingga penggunaan bahan bakar kendaraan juga ikut menurun.

Airlangga menjelaskan bahwa pelaksanaan lanjutan kebijakan WFH nantinya akan diatur melalui surat edaran baru dari kementerian dan lembaga terkait.

Untuk aparatur sipil negara atau ASN, kebijakan akan diatur melalui surat edaran yang diterbitkan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN RB).

Sementara itu, kebijakan serupa untuk perusahaan milik negara akan diatur oleh Badan Pengelola Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Tak hanya itu, pemerintah juga meminta sektor swasta untuk ikut menerapkan pola kerja fleksibel. Kementerian Ketenagakerjaan disebut akan mengeluarkan surat edaran berupa imbauan kepada perusahaan swasta terkait penerapan sistem kerja tersebut.

KEBIJAKAN WFH LANJUT - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat menyampaikan perpanjangan kebijakan Work From Home di Jakarta.
KEBIJAKAN WFH LANJUT - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat menyampaikan perpanjangan kebijakan Work From Home di Jakarta. (WARTA KOTA/YULIANTO)

Sebelumnya, Airlangga menyebut kebijakan WFH menjadi salah satu topik utama yang dibahas dalam Rapat Koordinasi Terbatas tingkat menteri di Jakarta.

Dalam rapat tersebut, pemerintah tidak hanya mengevaluasi pelaksanaan WFH, tetapi juga membahas sejumlah langkah lain untuk menjaga pertumbuhan ekonomi pada semester II tahun 2026.

Pemerintah diketahui sedang menyiapkan berbagai stimulus ekonomi tambahan guna menopang daya beli masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang terus dipantau.

Baca juga: Prabowo Kuliti Mental Elite yang Bikin Bangsa Jadi Lemah: Masa Takut Dollar, Takut BBM?

Beberapa stimulus yang tengah dipersiapkan antara lain berupa diskon tiket pesawat, insentif pajak bagi penulis, hingga program magang nasional untuk mendukung penyerapan tenaga kerja.

Pemerintah berharap berbagai kebijakan tersebut dapat membantu menjaga stabilitas ekonomi nasional sekaligus meningkatkan efisiensi penggunaan energi di masyarakat.

Dengan adanya perpanjangan kebijakan WFH, pemerintah juga berharap penurunan konsumsi BBM dapat terus berlangsung dalam beberapa bulan ke depan. (Tribun Trends/Tribunnews Bogor)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.