TRIBUNWOW.COM - Ada tiga pemain yang mengalami penurunan market value terbanyak di Super League 2025/2026.
Tiga pemain yang dimaksut adalah dua di antaranya adalah dari Persib Bandung.
Layvin Kurzawa menjadi pemain dengan penurunan market value terbanyak.
Market value Layvin Kurzawa turun hingga mencapai Rp2,6 miliar.
Baca juga: Update 6 Klub Ganti Pelatih untuk Super League 2026/2027: Persib, Borneo FC, Persija hingga PSM
Baca juga: 3 Pemain dengan Kenaikan Market Value Tertinggi di Super League 2025/2026: Ada Calon Bintang Persija
Layvin Kurzawa kini memiliki market value sebesar Rp10,43 miliar.
Sebelum gabung Persib Bandung, Layvin Kurzawa memiliki market value Rp13,04 miliar.
Pada musim ini, Layvin Kurzawa tampil dalam 9 pertandingan dengan mencetak 1 asis.
Sedangkan di posisi kedua ada gelandang naturalisasi Persib Bandung, Thom Haye.
Market value Thom Haye turun Rp1,7 miliar.
Thom Haye kini memiliki market value Rp15.64 miliar.
Penampilan Thom Haye sejatinya tidak buruk di Super League 2025/2026.
Dirinya mencetak 5 gol dan 7 asis dari 34 pertandingan di semua kompetisi.
Baca juga: 6 Pemain Lokal Alami Kenaikan Market Value Paling Tinggi: Ada Wonderkid Persija dan Persib Bandung
Baca juga: 13 Pemain Asing Sudah Perpanjang Kontrak di Musim 2026/2027, dari Persebaya, Borneo FC hingga Persib
Kemudian di posisi ketiga ada gelandang serang Persik Kediri, Adrian Luna.
Adrian Luna mengalami penurunan market value sama seperti Thom Haye, yakni sebesar Rp1,7 miliar.
Market value Adrian Luna kini menjadi Rp8,69 miliar.
Pada musim ini, Adrian Luna tampil dalam 15 pertandingan dengan mencetak 2 gol dan 4 asis.
Terdapat tiga pemain yang mengalami kenaikan market value tertinggi di Super League 2025/2026.
Di antaranya ada duo Borneo FC, Mariano Peralta dan Juan Villa.
Mariano Peralta dan Juan Villa memiliki kontribusi besar bersama Borneo FC.
Pada musim ini, Mariano Peralta mencatatkan 20 gol dan 14 asis dari 34 pertandingan.
Baca juga: Update 20 Pemain Asing yang Hengkang di Akhir Musim 2025/2026: Persija, Borneo FC, Persib, Arema FC
Catatan itu membuat Mariano Peralta menjadi pemain terbaik.
Sedangkan Juan Villa juga tampil cemerlang dengan mencetak 13 gol dan 9 asis dari 31 pertandingan.
Satu lagi pemain yang mengalami kenaikan market value tertinggi adalah Junior Brandao.
Junior Brandao berkontribusi mencetak 8 gol dari 14 pertandingan.
Market value ketiganya kini naik hingga Rp2,61 miliar.
Mariano Peralta saat ini memiliki market value Rp13,04 miliar
Kemudian Juan Villa memiliki market value mencapai Rp11.30 miliar.
Sedangkan Junior Brandao memiliki market value sebesar Rp2,61 miliar.
Baca juga: Jumlah Penonton Total Terbanyak Super League 2025/2026: Persib Bandung Ungguli Persija & Persebaya
Sementara itu bek kanan Persija Jakarta, Dony Tri Pamungkas menjadi pemain lokal dengan kenaikan market value tertinggi.
Market value Dony Tri sekarang di angka Rp5,21 miliar dari yang sebelumnya hanya Rp3,48 miliar.
Dony Tri sendiri terpilih sebagai pemain muda terbaik di Super League 2025/2026.
Dirinya tampil dalam 26 pertandingan dengan mencetak 1 gol dan 1 asis.
Daftar Pemain dengan kenaikan market value tertinggi:
Naik Rp2,61 miliar
Mariano Peralta (Borneo FC)
Juan Villa (Borneo FC)
Junior Brandao (Madura United)
Naik Rp1,74 miliar
Maxwell (Persija Jakarta)
Alexis Messidoro (Dewa United)
Rayco Rodriguez (Persita Tangerang)
Caxambu (Borneo FC)
Dony Tri Pamungkas (Persija Jakarta)
Kaio Nunes (Borneo FC)
Eksel Runtukahu (Persija Jakarta)
Mike Hauptmeijer (Bali United)
Morelatto (Persijap Jepara)
(TribunWow.com)